Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hakim Saudi Beri Hukuman Alternatif untuk Pemuda Nakal

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 22 Juli 2011 22:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pakar hukum di Arab Saudi yakin bahwa hukuman alternatif dapat menurunkan jumlah pemuda Saudi yang dijebloskan ke penjara.

Seorang hakim di Qatif telah mengirim seorang pemuda Saudi untuk bekerja di unit gawat darurat sebuah rumah sakit umum selama sebulan, sebagai pengganti hukuman penjara yang harus dijalaninya.

Hukuman alternatif itu mendapat sambutan hangat dari Direktur Umum Penjara Ali bin Hussein Al Haritsi. Dia mengirimkan surat ke hakim Mutraf bin Sulaiman Al Bishr, untuk mengucapkan terima kasih atas keputusan yang diambilnya, yang diharapkan hal itu bisa membawa kembali si pemuda ke jalan yang benar.

“Direktorat Umum Penjara telah mengusulkan hukuman pengganti. Lembaga ini sedang bekerja sama dengan sejumlah pihak yang peduli untuk mewujudkan mekanisme permanen dari keputusan tersebut,” kata Ali Al Haritsi.

Menurut sejumlah sumber kepada Arab News (21/7), direktorat bekerjasama dengan kementerian kehakiman dan juga organisasi di luar pemerintah seperti Komite Peduli Terdakwa dan Keluarganya serta Komisi HAM. Hukuman alternatif semacam itu diyakini akan mengurangi jumlah narapidana pemuda hingga 40%.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pakar hukum mengatakan, hukuman alternatif harusnya diterapkan khusus untuk pemuda dan wanita, begitu pula dengan pelaku kriminal kecil. Sebab menurut mereka, tidak masuk akal jika seseorang yang mencuri sebuah telepon genggam harus dipenjara selama enam tahun selain hukuman cambuk.

Masalah hukuman alternatif ini sudah mendapat perhatian dari banyak hakim di berbagai daerah di Saudi.

Anggota dewan konsultatif Komite Taharum di Provinsi Makkah melakukan pertemuan di kota Makkah guna membicarakan masalah hukuan Alternatif. Hakim, sosialog, psikiater, pejabat di lembaga penjara  serta akademisi mengikuti pertemuan itu. Para peserta setuju untuk melakukan beberapa pertemuan dan menyerahkan usuln mereka sebagai rekomendasi bagi gubernur Makkah untuk mengimplementasikan hukuman alternatif itu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei: Muslim dan Non-Muslim Saling Tidak Menyukai
Tulisan selanjutnya Pemberontak Libya: Qadhafi Harus Diadili

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Berita
21 Juli 2026 22:15
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?