Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Moro Inginkan Otonomi Luas dari Manila

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 10 Agustus 2011 16:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perundingan damai antara pemerintah Filipina dengan kelompok perjuangan Muslim Moro diupayakan tuntas dalam dua tahun. Demikian dikatakan kepala perunding MILF, Selasa (09/8), menjelang perundingan di Kuala Lumpur pada 22 Agustus mendatang.

Menurut Mohagher Iqbal, Front Pembebasan Islam Moro (MILF) berupaya mewujudkan “negara dalam negara” sebagai solusi mengakhiri pertikaian mereka dengan pemerintah Manila. Sebuah usulan yang juga akan dicoba oleh Presiden benigno Aquino dengan memberikan otonomi yang lebih luas kepada wilayah Mindanao.

“Itu tergantung pada keinginan politiknya (presiden),” kata Iqbal dalam wawancaranya di kantor Reuters di Manila.

Sementara itu Marvi Leonen, kepala perunding pihak pemerintah, mengatakan bahwa Manila siap untuk mengajukan usulannya kepada pihak Muslim dalam perundingan nanti. Tapi ia menolak memberikan komentar atas sikap MILF terkait kontrak pengeboran minyak dan gas di wilayah Mindanao.

“Saya tidak bisa berkomentar, karena MILF belum meresmikan posisinya dalam hal itu,” kata Leonen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Jose Layug, pejabat di Departemen Energi, pemerintah tidak akan memenuhi tuntutan MILF yang menuntut penangguhan tender 15 kontrak pengeboran minyak dan gas senilai sedikitnya USD 7,5 milyar.

Populasi Muslim di Filipina mencapai 12 juta orang. Antara tahun 1450 dan 1515, dua wilayah kekuasaan islam didirikan di daerah selatan yaitu di kepulauan Sulu dan Mindanao. Saat masuk menjadi bagian negara Filipina, wilayah kekuasaan Muslim dijanjikan tetap berwenang mengatur wilayahnya sendiri dengan hak otonomi yang luas. Namun kenyataannya, Manila tidak menepati janji itu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libya Tampilkan Bukti Khamis Qadhafi Hidup
Tulisan selanjutnya Wakaf al Quran Suara Hidayatullah Kepada WTS Bangunsari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?