Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kuartet Kritik Langkah Zionis Perluas Permukiman Baru

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 17 Agustus 2011 16:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Selasa (16/8) menyerang langkah Zionis Israel memperluas satu permukiman di Tepi Barat sebagai ancaman bagi usaha-usaha perdamaian.

Kutukan baru yang dilontarkan kelompok empat (Kuartet) itu atas Zionis Israel muncul di tengah-tengah usaha-usaha gencar Tony Blair, utusan khusus kelompok itu, untuk mengajak pihak Palestina dan Israel kembali ke meja perundingan langsung, kata sejumlah diplomat, lapor AFP.

Zionis Israel pada Senin menyetujui pembangunan 227 rumah baru di Ariel, satu permukiman di Tepi Barat yang diduduki Zionis. Dengan demikian jumlah rumah baru yang disetujui dua pekan terakhir bertambah jadi 2.700 unit.

Rencana perluasan itu telah mengundang tanggapan keras dari Otoritas Palestina yang telah meninggalkan perundingan langsung sejak Zionis Israel mengakhiri moratorium mengenai pembangunan permukiman pada September tahun lalu.

Israel telah menolak kritik internasional dengan menyatakan bahwa permukiman itu bukan halangan bagi pembicaraan langsung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedua pihak memasuki konfrontasi diplomatik baru dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas menyiapkan langkah-langkah mengupayakan keanggotaan penuh di PBB pada Sidang Umum PBB September.

Israel mengatakan, ini suatu ancaman bagi proses perdamaian, dan Amerika Serikat diperkirakan akan memveto usaha Palestina itu.

“Kuartet menegaskan kembali bahwa aksi sepihak oleh siapa pun tidak dapat menghukum sebelum memeriksa hasil negosiasi dan tidak akan diakui oleh masyarakat internasional,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

“Yerusalem khususnya adalah salah satu isu inti yang harus diselesaikan melalui negosiasi antara para pihak, yang menggarisbawahi perlunya segera bagi para pihak memulai pembicaraan serius dan substantif,” kata kelompok itu.

Kuartet itu sendiri terpecah dalam beberapa bulan terakhir karena perbedaan pandangan bagaimana mengakhiri konflik itu yang sudah diupayakan bertahun-tahun untuk dicarikan solusinya.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Ketua kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei lavrov mengadakan pertemuan di Washington bulan lalu dan bahkan tidak dapat menyetujui satu pernyataan tentang soal itu.

Negara-negara Eropa menginginkan Kuartet mengambil peran lebih kuat dalam usaha-usaha mengajak pihak Palestina dan Israel kembali berunding. Amerika Serikat tidak mendukung langkah itu, kata para diplomat.

Mantan PM Inggris Tony Blair yang telah menjadi utusan khusus Kuartet sejak 2007, sedang menyiapkan satu komunike Kuartet yang ia harapkan dapat mengakhiri perbedaan antara kekuatan-kekuatan internasional dan mengupayakan pembicaraan dapat dimulai lagi sebelum Sidang Umum PBB.

“Usaha-usaha ini masih berjalan. Tony Blair berada di pusat kendali usaha yang mencoba menemukan kata-kata yang pas supaya semua sepakat,” ujar seorang diplomat senior di PBB.

“Tuan Blair sudah buat kemajuan. Jika Anda bicara tentang kesuksesan — belum,” kata diplomat yag tak bersedia disebut namanya kepada wartawan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jihad Harta dan Jihad Jiwa Tak Bisa Dipisahkan
Tulisan selanjutnya Dicari! Pemimpin yang Tahan Uji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?