Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di China, Menolong Justru Ketiban Sial

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 8 September 2011 23:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mengapa orang-orang China belakangan sulit mengulurkan tangannya untuk membantu orang lain yang sedang kesusahan di jalan? Apakah karena malas, atau hilang kepekaan sosialnya akibat resesi ekonomi?

Menurut catatan jurnalis China, Yi Song, jawabannya adalah karena jika mereka menolong orang lain, bisa jadi si penolong malah ketiban sial.

Dalam beberapa insiden kecelakaan terakhir, para pengemudi dan pejalan kaki berusaha menolong sejumlah orang tua yang terjatuh saat menyeberang jalan. Sialnya, usai menolong mereka justru mendapat tuntutan karena dituding telah menabrak orang tua yang mereka bantu.

Bagi sebagian orang, kamera CCTV yang merekam situasi di tempat kejadian, dapat membantu mereka bebas dari tuduhan sesat itu. Tapi bagi yang tidak punya saksi dan tidak bisa mengajukan bukti, maka tidak jarang mereka harus membayar kompensasi kepada orang yang ditolongnya. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, bisa mencapai ribuan dolar.

Orang-orang tua China itu nekat membuat tuduhan palsu tidak lain karena luka yang dideritanya. Jika terjatuh, mereka harus membayar biaya perawatan rumah sakit yang terkadang tidak murah. Biaya rumah sakit itu bahkan lebih membuat trauma dibanding rasa sakit yang ditimbulkan lukanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagai reaksi dari keadaan tersebut, maka orang-orang jompo itu kemudian mencari kambing hitam, yang bisa membayarkan tagihan biaya rumah sakit. Tidak peduli apakah yang orang mereka tuduh itu benar atau salah.

Malangnya, akibat ketidakpedulian warga China itu pula, seorang pria berusia 88 tahun meninggal dunia.

Pada 2 September kemarin pria itu jatuh di pasar dekat rumahnya di Wuhan. Karena tidak ada orang yang bersedia menolong, akhirnya ia baru diangkut ke rumah sakit satu jam kemudian. Nyawanya melayang, akibat tidak bisa bernapas karena gumpalan darah menyumbat batang hidungnya.

Nasib pria tua itu seperti ungkapan ‘tidak ikut makan nangka tapi kena getahnya’. Akibat teman-teman sesama manulanya yang sering membuat tuduhan palsu, orang-orang jadi enggan membantu dirinya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Krisis, Warga AS Cari Kerja ke Kanada
Tulisan selanjutnya Tentara Inggris Menyiksa Mati Warga Sipil Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

Berita
6 Juli 2026 10:44
TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi
MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump

Terbaru

  • Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
  • Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
  • Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?