Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Pain at the Pump

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Juni 2013 10:01 10:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juni 2013 10:01
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

HARI ini rakyat dibingungkan dengan perdebatan kenaikan harga BBM di sidang paripurna DPR. Kedua pihak yang setuju maupun yang tidak setuju mengatas namakan rakyat dan mengatas namakan kepentingan yang lebih besar, keduanya mungkin benar tetapi mungkin juga salah. Bagi rakyat seperti kita yang penting sebenarnya adalah BBM itu tersedia dan terjangkau, tetapi siapa yang mengurusi availability dan affordability BBM ini?

Lembaga keuangan terkemuka dunia – Bloomberg, sudah beberapa tahun ini membuat ranking untuk melihat daya jangkau rakyat di sekitar 60 negara di dunia terhadap tingkat harga BBM mereka masing-masing. Ranking ini dibuat berdasarkan dua parameter yaitu harga bbm dan tingkat penghasilan rata-rata rakyat dari negara yang bersangkutan. Ranking ini disebut Pain at the Pump atau penderitaan di pompa bensin.

Ranking terakhir yang di-update Februari 2013 lalu menempatkan Turki sebagai negara yang memiliki harga BBM yang tertinggi di dunia yaitu US$ 9.89/gallon ( 1 galon = 3.7854 liter). Dari sisi harga Indonesia masih relatif murah yaitu berada di ranking ke 49 atau nomor 11 termurah yaitu US$ 3.68 / gallon.

Masalahnya adalah meskipun harga BBM di Indonesia tergolong masih relatif murah, ternyata rakyat seperti kita merasakan harga BBM ini sudah terlalu berat – relatif terhadap penghasilan rata-rata harian kita!

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Untuk membeli BBM 1 galon, diperlukan kurang lebih 1/3 dari penghasilan harian rata-rata rakyat Indonesia yang dihitung Bloomberg berada di sekitar US$ 11. Ini kurang lebih sama dengan yang dirasakan rakyat Turki yang membeli BBM termahal di dunia, tetapi juga setara dengan 1/3 dari penghasilan rata-rata harian rakyatnya yang berada di kisaran angka US$ 30.

Kemiripan penderitaan rakyat Indonesia dengan Turki di pompa bensin ini digambarkan oleh Pain at the Pump yang berurutan yaitu Indonesia di ranking 6 sedangkan Turki di ranking 7. Ranking 1-nya yaitu yang paling berat penderitaannya dalam membeli BBM – adalah Pakistan, mereka membeli BBM-nya sedikit lebih mahal dari kita yaitu US$ 3,98 per gallon tetapi dengan tingkat penghasilan rata-rata harian yang jauh lebih rendah yaitu US$ 3.55.

Dari angka-angka tersebut, kita bisa melihat bahwa harga BBM kita sebelum kenaikan yang saat ini diperdebatkan-pun sudah berada sangat dekat dengan harga BBM di negeri yang harga BBM-nya paling menyengsarakan rakyatnya – yaitu Pakistan. Kenaikan harga BBM kali ini – bila jadi dilakukan – tentu akan meningkatkan penderitaan kita di pompa bensin atau Pain in the Pump ini.

Bahwasanya pemerintah mungkin tetap akan menaikkan harga BBM ini, tentu ini juga merupakan keputusan yang tidak mudah – yang terpaksa harus kita pahami. Yang sebenarnya tidak kalah pentingnya untuk dilakukan oleh pemerintah atau siapapun yang berkompetensi di negeri ini adalah bagaimana kita bisa mendongkrak penghasilan rakyat negeri ini. Bila ekonomi rakyat baik, porsi rata-rata penghasilan harian yang digunakan untuk membeli BBM akan turun – penderitaan rakyat-pun menurun.

Yang kemudian juga tidak kalah pentingnya adalah bagaimana strategi jangka panjang kebutuhan BBM bagi rakyat itu akan dipenuhi. Sekarang harga BBM kita sudah tinggi dan akan semakin tinggi – kita sudah menderita dan akan semakin menderita, namun alhamdulillah ‘ala kulli haal masih ada BBM, bagaimana kalau BBM itu menjadi langka dan semakin langka? Apa solusinya? Siapa yang memikirkan kebutuhan BBM kita 10, 20, 30 tahun dari sekarang? Siapa yang memikirkan kelangsungan ketersediaan (availability) dan keterjangkauan (affordability) BBM kita ini? Wa Allahu A’lam.

Penulis adalah Direktur Gerai Dinar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB: 140 Ribu Orang di Arakan Kehilangan Tempat Tinggal
Tulisan selanjutnya Polri Kaji Aturan Jilbab, Minta Maaf Pernyataan Mabes

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?