Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Bercadar Calonkan Diri Jadi Presiden Prancis

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 22 September 2011 18:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Meskipun ada larangan bercadar, seorang wanita Muslim Prancis ingin mencalonkan diri dalam pemilihan Presiden tahun depan.

Dalam wawancara dengan Associated Press, Kenza Drider mengatakan bahwa ia ingin membela hak-hal seluruh wanita Prancis. Dreider dikenal publik Prancis sebagai salah seorang yang menentang larangan cadar di Prancis secara terang-terangan.

Drider mengatakan, dirinya berencana akan mengumumkan pencalonan dirinya hari Kamis (22/9) di Meaux.

Meaux adalah kota di sebelah timur Paris yang dipimpin oleh seorang politikus konservatif terkemuka yang memenangkan usulan larangan burqa, yang juga sekutu Presiden Nicolas Sarkozy, Jean-Francois Cope.

Kenza Drider dilahirkan di Prancis 31 tahun lalu. Ia telah mengenakan cadar selama 11 tahun dan tidak pernah ada masalah sebelumnya. Namun semenjak cadar diperdebatkan di Prancis — sebelum larangan diberlakukan pada bulan April lalu — ia mendapatkan sejumlah masalah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancaranya tahun lalu dengan wartawan Anila Baiq, wanita yang tinggal di Avignon bersama keluarganya itu menceritakan bahwa pada bulan Juli 2010 dia pernah mendapat penghinaan. Seorang pria berteriak padanya, “Kamu tidak punya tempat di sini, pergi ke tempat asalmu.”

“Dia pergi ke mobilnya lalu mengambil pisau besar dan mendatangi saya. Saya sangat ketakutan. Untungnya suami saya datang bersama beberapa orang lainnya dan berhasil melumpuhkan orang itu,” kata perempuan yang memiliki empat anak dari suaminya, Allal. Hal yang menyedihkannya, semua kejadian itu disaksikan anak-anaknya.

Kenza Drider memiliki 3 putri, Hajar (8), Thaouban (9) dan Seyfora (12, serta seorang putra Chaima (10). Meskipun dia bercadar, wanita yang dibesarkan dalam keluarga Muslim asal Maroko itu mengatakan tidak akan memaksa anak-anaknya untuk berhijab seperti dirinya.*

Keterangan foto: Kenza Drider bersama suami dan seorang putrinya. [Anila Baig]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cadarold migratepresiden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demonstrasi di Eropa Dukung Palestina di PBB
Tulisan selanjutnya 200 Buku Dilarang Dipamerkan di Aljazair

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?