Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qadhafi Tidak Suka Disaingi Popularitas Atlet

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 8 Oktober 2011 15:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Muammar Qadhafi takut popularitasnya tersaingi oleh bintang olahraga, begitu kata Ketua Pelaksana Komite Olimpiade Nasional Libya Nabil Al Alem.

“Dia tidak suka pemain bintang. Sebaga contoh, untuk beberapa waktu kalian harus memanggil nama pemain dengan nomor punggungnya, bukan namanya,” kata Al Alem seperti dikutip Reuters (08/10/2011).

Selama berpuluh tahun kekuasaan Qadhafi, atlet dan pengurus olahraga direcoki dengan campur tangan pemerintah, termasuk korupsi, pembatasan perjalanan dan minimnya pendanaan.

“Qadhafi tidak tahu apa-apa tentang olahraga,” katanya. “Dia mau mengeluarkan uang jutaan untuk terorisme, atau membayar seseorang untuk menulis lagu tentangnya, tapi tidak untuk olahraga.”
 
Salah satu bentuk campur tangan rezim Qadhafi terhadap olahraga adalah dalam cabang sepakbola, di mana Saadi — putra Qadhafi yang gila bola — menjadi kapten tim nasional Libya.

“Dalam sepakbola, kadang Saadi akan memanggilmu dan berkata ‘jangan bermain dalam pertandingan itu’, atau ‘jangan latih orang itu’,” kata Al Alem, yang pernah memimpin organisasi sepakbola nasional Libya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak putra Qadhafi melarikan diri ke Aljazair, komite olimpiade dipegang oleh Al Alem.

Dia berharap, dengan kepergian rezim Qadhafi, para pemimpin Libya yang baru akan memberikan perhatian yang lebih baik bagi olahraga di negaranya.

Libya menang 1-0 atas Mozambique dalam pertandingan sepakbola awal bulan lalu. Itu adalah kemenangan besar yang pertama diraih Libya pasca kelompok pemberontak berhasil menguasai ibukota Tripoli.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kerupuk Ikut Mengantarnya Sebagai Sarjana
Tulisan selanjutnya ICMI Jatim Buka Konsultasi Saudagar Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?