Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kisah Ibrahim Zaza; Bocah Gaza yang Dibom Zionis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2011 04:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Kedua lengan Ibrahim dipotong. Sebuah lubang menganga di paru-parunya. Beberapa bagian dari kakinya hilang. Ginjalnya dalam kondisi buruk. Kami butuh orang-orang yang rela mendampingi kami, di sisi kami,” tutur seorang lelaki yang tampak terlalu letih itu saat menjelaskan kondisi anaknya yang sekarat kepada situs The Real News.

Ibrahim Zaza adalah seorang anak lelaki berusia dua belas tahun. Ia dan sepupunya, Mohammed, 14 tahun, diserang misil Zionis. Ditembakkan dari pesawat berawak saat sedang bermain di depan rumah mereka di Gaza.

Disembunyikan Media

Kisah ini terjadi 18 Agustus lalu. Keesokan harinya, harian British Telegraph menurunkan berita: “Israel” Melawan Serangan Militan di Perbatasan Mesir. Serangan-serangan Zionis terhadap Gaza, penghancuran desa-desa, dan pelanggaran hak asasi manusia tidak disebutkan sama sekali oleh para reporter. Hal ini membuat semua orang bertanya mengapa selalu menggunakan sudut pandang tentara Zionis dalam menyampaikan cerita?

Rakyat Palestina dihukum atas sebuah serangan yang terjadi di perbatasan “Israel” dan Mesir. Tidak ada bukti bahwa Gaza terlibat dalam serangan tersebut. Bahkan Mesir mencurigai bahwa “Israel” berperan dalam kejadian itu.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Di dunia media, persoalan Palestina hanya terasa penting ketika sejumlah besar manusia menjadi korban. Bahkan, alih-alih menunjukkan simpati, media justru menyalahkan militan Palestina adalah pihak yang bertanggung jawab. Sementara “Israel” hanya mempertahankan diri demi keamanan.

Kata “keamanan” pun hanya boleh digunakan oleh Zionis. Keamanan Palestina sama sekali tidak diperhitungkan, meski ribuan rakyat Gaza telah dibunuh selama tiga tahun terakhir.

Kursi Roda

Ayah Ibrahim Zaza, yang mengantongi izin untuk menemani Ibrahim dan Mohammed ke Rumah Sakit “Israel”, ditahan di rumah sakit tersebut karena dianggap mengancam keamanan. Ia pun terus mengelilingi tubuh lemah anaknya. Sambil berharap dan berdoa.

Ia meminta dukungan orang-orang untuk membantunya membeli kursi roda. Karena ia berpikir Ibrahim akan membutuhkannya begitu ia bangun.

Akan tetapi, Ibrahim tidak lagi membutuhkan kursi roda. Ia juga tidak lagi butuh pengobatan untuk luka-lukanya, untuk kakinya yang lepas seluruh kulitnya, untuk perutnya yang terkoyak.

Kematian Ibrahim hanya menarik sedikit, jika memang ada, pemberitaan media. Tidak ada fitur New York Times. Tidak ada ulasan foto sang ibu yang menangis dan masyarakat yang menderita. Tidak akan ada perdebatan mengenai pesawat tempur Zionis yang digunakan untuk membunuh rakyat sipil.

Keberadaan Ibrahim amatlah singkat. Kepergiannya tidak dirasakan orang-orang di luar keluarganya.

“Logika” Tak Masuk Akal

Dalam laporan video The Real News, Lia Tarachansky berbicara kepada Letkol Avital Leibowitz, juru bicara Pasukan Pertahanan “Israel”.

Lia Tarachansky: “Hanya ada satu tembakan misil. Sementara menurut para saksi, tembakan tersebut memang ditargetkan kepada dua anak berusia 12 dan 14 tahun yang sedang duduk di depan rumah mereka.”

Avital Leibowitz: “Logikanya, apabila seseorang mencoba meluncurkan roket kepada kita. Maka lebih baik menarget orang tersebut sebelum kita yang menjadi target.”

Foto Ibrahim Zaza yang tersenyum sipu, menjadi saksi satu lagi korban “logika” Zionis yang tidak masuk akal.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Liga Arab Bekukan Keanggotaan Suriah
Tulisan selanjutnya Gara-gara Perempuan, Menhan Inggris Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?