Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Van Turki Porak Poranda Diguncang Gempa

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 24 Oktober 2011 08:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah besar korban tewas terkena reruntuhan rumah-rumah yang hancur akibat gempa bumi hebat yang terjadi pada hari Minggu (23/10) pukul 10: 41 (GMT) di provinsi Van, di sebelah timur Turki dekat perbatasan ke Iran. Pada jam-jam pertama tim penyelamat menemukan sedikitnya 77 korban tewas dan lebih 1000 korban terluka. Demikian dilaporkan stasiun televisi Turki, yang dilansir Deutsche Welle (23/10/2011).

Pihak berwenang di Istanbul mengatakan, diperkirakan terdapat lebih dari 1000 korban tewas. Jerman dan berbagai negara lainnya telah menawarkan bantuan penyelamatan.

Pusat gempa terdapat di kedalaman lima kilometer di bawah desa Tabanli di provinsi Van. Kerusakan terberat terjadi di kota Ercis yang mencatat 80 bangunan ambruk. Demikian menurut keterangan pemerintah. Hingga tengah malam waktu setempat, sekitar 50 korban tewas ditemukan di Ercis. Rumah sakit pemerintah kota itu menyebutkan, sekitar 1000 korban cedera dilarikan ke RS. Para penduduk mengeluh bahwa pemerintah tidak bertindak segera.

Dengan bantuan sekop dan tangan, para warga berupaya menyelamatkan korban. Tim penanggulangan krisis pemerintah Turki menerangkan, sekitar 500 dokter darurat dan tim penyelamat diterbangkan dari seluruh pelosok Turki ke provinsi Van. Televisi Turki menayangkan video yang memperlihatkan orang-orang yang kepanikan dan berlarian di jalan-jalan. Sedangkan sejumlah video keamanan menunjukkan bangunan-bangunan kantor yang mebelnya tumpang tindih akibat guncangan. Juga tercatat gempa susulan, sementara suhu udara menjelang malam hari semakin menurun dan diprediksi akan melewati titik beku.

Turki memang berulang-ulang terkena gempa bumi hebat. Tahun 1976 sebuah gempa bumi hebat yang melanda provisinsi Van menewaskan hampir 4.000 orang. 92 persen lahan Turki berada pada wilayah gempa. Sekitar 95 persen orang Turki hidup di atas permukaan yang tidak stabil, juga sekitar 98 persen fasilitas industri, bendungan-bendungan terpenting negeri itu dan pembangkit-pembangkit tenaga listrik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gempa bumi tersebut juga dapat dirasakan di negara tetangga, Armenia. Di ibukota Eriwan, warga berlarian keluar rumah setelah terjadi guncangan-guncangan. Desember 1988, sekitar 20.000 orang tewas dalam gempa bumi dengan kekuatan 6, 8 yang terjadi di Armenia utara.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Kembali Ancam Serang Iran
Tulisan selanjutnya Dunia Maya Dinilai Lebih Berbahaya daripada Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?