Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koptik Mesir Mulai Kecewa dengan Pemerintah Sementara Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2013 08:32 8:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2013 08:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok Kristen Koptik Mesir yang mendukung kudeta militer atas kekuasaan Presiden Muhammad Mursy, mulai menunjukkan kekecewaannya terhadap pemerintahan sementara Presiden Adly Mansour. 

Dalam pernyataannya yang dirilis hari Selasa (10/7/2013) kelompok Kristen Koptik, Uni Pemuda Maspero, menyatakan penentangannya terhadap deklarasi konstitusi yang dibuat Presiden Adly Mansour. 

“[Deklarasi konstitusi] itu tidak sejalan dengan cita-cita perlawanan 30 Juni … yang turun ke jalan demi negara sipil yang mengusung keragaman agama dan budaya,” kata kelompok pemuda Kristen Koptik itu dalam pernyataannya, dikutip Al-Ahram.

Dalam dekrit Presiden Mansour yang diprotes warga Koptik itu disebutkan bahwa negara Republik Arab Mesir adalah negara demokrasi yang berdasarkan pada kerakyatan, Islam adalah agama negara, Arab adalah bahasa resmi negara dan sumber utama legislasi negara adalah hukum syariah Islam.

Dekrit itu dinukil dari pasal 1, 2 dan 219 konstitusi yang dibekukan oleh angkatan bersenjata saat melakukan kudeta terhadap pemerintahan Presiden Muhammad Mursy. Konstitusi tersebut sebenarnya sudah disetujui pada Januari 2013 saat Mursy berkuasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam konstitusi tahun 1970 pasal 2 disebutkan pula bahwa sumber legislasi Mesir adalah hukum syariat Islam, tetapi tidak dijelaskan lebih lanjut.

Hal itulah yang dipersoalkan oleh kelompok Kristen dan liberal Mesir selama ini. Dalam pernyataannya pemuda Kristen koptik mengatakan bahwa tujuan mereka turun ke jalan pada 30 Juni lalu adalah untuk menumbangkan konstitusi itu, yang menurut mereka dibuat berdasarkan perasaan kebencian dan kekerasan. 

“Kami tidak turun ke jalan untuk memberikan legitimasi kepada partai-partai politik berbasis agama yang akan menghapus identitas Mesir,” kata mereka.

Warga Kristen Koptik itu juga mengatakan, “sepertinya revolusi belum tuntas” dan mereka akan terus memperjuangkan aspirasinya.

Front Penyelamatan Nasional, kelompok liberal penentang kekuasaan Presiden Mursy yang menjadi motor gerakan pembangkangan ‘Tamarud’, dalam pernyataannya juga menuntut penjelasan mengenai sejumlah pasal dalam deklarasi konstitusi yang dikeluarkan Adly Mansour, presiden dukungan mereka sendiri yang ditunjuk militer setelah mendongkel Mursy.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantuan Allah selalu Datang Saat Pasrah
Tulisan selanjutnya Menyambut Berkah Ramadhan ala Masjid Sunda Kelapa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?