Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Meminang Surga

Bau Nafas Puasa Kita

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juli 2013 09:03 9:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2013 09:03
Bagikan
Bagikan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

ADAKAH puasa kita membawa kepada taqwa? Ataukah hanya berpindahnya jadwal makan dan minum saja? Adakah puasa kita mengendalikan hasrat kepada dunia, meski kita mampu memenuhinya secara halal? Ataukah sekedar menunda hasrat? Adakah puasa kita menggugurkan dosa-dosa? Ataukah hanya mendatangkan lapar dan dahaga? Tak ada yang bernilai dari puasa kita?

Adakah bau nafas kita seumpama misik terbaik karena puasa sepenuh iman dan ittiba’ kepada Nabi? Atau nilainya lebih busuk daripada bangkai karena hanya menahan diri dari makan minum, tapi tak henti menggunjing kanan kiri?

Mari sejenak kita merenungi hadis Nabi shallaLlahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani:

“رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ”

Baca Juga

teman
Membebaskan Anak dari Label Negatif
Lembut Itu Tak Berkata Kasar
Diistimewakan Allah Bersebab Niat Jujur Orangtua
Tanpa Ta`dib dan Pendidikan Adab, Boarding School Ibarat Rumah Kost Belaka
Kreatif Tanpa Musik

Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Thabrani).

Adakah yang puasanya tak bernilai sama sekali itu kita? Betapa banyak yang merasa bangga dengan puasanya, padahal ia tak menyempurnakannya. Betapa banyak yang merasa telah gugur dosa-dosanya bersebab puasa padahal ia tak meninggalkan perkara yang menjadikan puasanya sia-sia.

Mari sejenak kita renungi sabda Nabi shallaLlahu ‘alaihi wa sallam:

“مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ”

“Barangsiapa tidak tinggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR Bukhari).

Adakah berbuka puasa menjadi kegembiraan karena telah menunaikan ketaatan berupa perintah puasa di siang hari? Atau kegembiraan untuk pesta?

“كَانَ رَسُولُ اللّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ  قَبْلَ أَنْ يُصَلّـِيَ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ، فَعَلَى تَمَرَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ”

“Rasulullah shallallahu ‘alahi wassalam berbuka dengan beberapa ruthab (kurma matang namun masih basah) sebelum melakukan shalat, jika tak ada ruthab maka dengan beberapa tamr (kurma matang kering), jika itu tidak ada maka beliau meminum air beberapa kali tegukan.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Daruquthni, Hakim & Baihaqi).

Adakah cara berbuka kita mendekati yang dicontohkan Nabi shallaLlahu ‘alaihi wa sallam? Ataukah justru sangat bertentangan? Adakah buka puasa kita sekedar menguatkan untuk ‘ibadah? Ataukah justru menjadi penghalang kita menyungkurkan kening dengan khusyuk?

Mari sejenak kita bertanya pada diri sendiri.*

Twitter @Kupinang

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hanya Bambu, Masjid Skalekan tetap Meriahkan Ramadhan
Tulisan selanjutnya Biksu Radikal Larang Wanita Myanmar Nikahi Pria Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

perjuangan
Meminang Surga

Matinya Perjuangan

17 Januari 2022 14:00
Meminang Surga

Lembut Itu Ada Takarannya

30 November 2021 15:00
Za'faran Herbal
Meminang Surga

Tiap Obat Ada Dosisnya ⁣

8 Oktober 2021 07:33
Jepang, Negeri Yang menua
Meminang Surga

Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

13 September 2021 17:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?