Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kemenangan An-Nahda Dinilai Karena Mendukung Islam

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 November 2011 06:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota Majelis KonstituanteTunisia menilai Islam sebagai unsur esensial yang membentuk masyarakat Tunisia. Shahbi bin Isa al-Atiq, anggota Kantor Eksekutif Gerakan an-Nahdha dikutip IRIB di sela-sela rapat Dewan Pusat Forum Kebangkitan Dunia Islam, menilai bahwa kemenangan Partai Islam Tunisia, an-Nahdha dalam pemilu baru-baru ini, berkat dukungan partai itu kepada Islam. Ditambahkannya, mayoritas rakyat Tunisia beragama Islam dan peran agama lain di Tunisia sangat minim.

“Proses demokrasi di Tunisia terbentuk dengan cepat. Partai Islam an-Nahdha bersama Partai Pembangunan Nasional dan Partai Kebebasan Kerja sedang berkoalisi untuk menentukan Presiden, Perdana Menteri dan Ketua Dewan Konstitusi,” jelasnya.

Seraya menyinggung permusuhan arogansi dan hegemoni dunia terhadap umat Islam, khususnya kebangkitan Islam akhir-akhir ini, al-Atiq menegaskan bahwa kewaspadaan dan kesadaran bangsa Muslim terhadap konspirasi musuh dan menjaga persatuan Islam adalah hal yang harus dikedepankan dalam kondisi sensitif saat ini.

Al-Atiq menyeru umat Islam untuk mengesampingkan perbedaan mazhab, etnis dan semangat nasionalisme dan menegaskan kerjasama umat Islam dengan tolok ukur Islam, kebaikan dan ketaqwaan.

Seperti diketahui, An-Nahda memenangkan pemilu Tunisia di atas lawannya, Partai Progresif Demokrat (PDP) pada bulan Oktober lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemimpin PDP Maya Jibri, yang partainya diperkirakan akan berada di urutan kedua, Senin (24/10/2011), mengatakan bahwa partainya akan menjadi oposisi di parlemen yang nantinya akan menulis ulang konstitusi negara Tunisia. Dan ia menerima apa yang menjadi pilihan rakyat Tunisia.

Tak urung, kemenangan ini telah ikut membuat was-was partai sekuler, PDP karena takut an-Nahda memiliki agenda tersembunyi untuk menerapkan hukum syariah di Tunisia.

PDP diperkirakan menempati urutan keempat dengan perolehan sekitar 15-20 kursi di parlemen. Ketiga CPR dengan 20-30 kursi dan Ettakol di tempat kedua dengan 25-40 kursi.

An-Nahda, memenangi pemilihan umum parlemen pertama kali sejak digulingkannya mantan Presiden Ben Ali dari kekuasaan pada Januari lalu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMuslimold migratepartai Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Azhar Ingatkan Surat Pejuang Shalahuddin pada Raja Richard
Tulisan selanjutnya Bersatulah, Jangan Salah Pilih Teman!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?