Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Racun dalam Produk Coca-Cola Terjadi Lagi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 6 Desember 2011 12:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi China mengatakan hari Selasa (06/12/2011) bahwa minuman susu keluaran Coca-Cola yang menyebabkan seorang tewas dan tiga orang lainnya sakit di Chanchun ibukota provinsi Jilin, sengaja diberi racun. Demikian lansir Xinhua.

Pada 28 Nopember lalu, seorang bocah laki-laki tewas dan ibunya keracunan setelah meminum susu berperisa buatan anak perusahaan Coca-Cola, Minute Maid, di Jilin. Si ibu masih dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi stabil.

Dalam kejadian terpisah, dua orang penduduk Changchun lainnya dirawat di rumah sakit setelah mengkonsumsi produk yang sama. Mereka sempat dirawat dan sudah keluar dari rumah sakit.

Kedua peristiwa itu mengakibatkan produk-produk Minute Maid ditarik dari rak-rak toko di Provinsi Jilin.

Polisi mengatakan, contoh yang diambil dari produk minuman bermasalah itu mengandung methomyl dan thiodicarb — zat kimia yang dipakai dalam pestisida.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Coca-Cola telah mempercayakan Pusat Pengawasan dan Pengujian Kualitas Makanan Nasional China untuk menguji sampel dari angkatan produk yang sama minuman susu berperisa strawberi itu.

Menurut hasil laporan yang dirilis lembaga itu pada hari Senin kemarin, tidak ditemukan zat beracun dalam produk-produk tersebut.

Sebuah kelompok khusus, termasuk tujuh pakar dari Kementerian Keamanan Masyarakat, masih terus melakukan penyelidikan.

Sementara itu, tidak ada penjelasan bagaimana zat-zat kimia beracun tersebut bisa tercampur ke dalam produk minuman susu tersebut.

Xinhua melaporkan, Coca-Cola dalam rilis persnya hari Senin menyatakan bahwa perusahaan “100 persen yakin” bahwa produk-produk mereka aman dan dapat diandalkan.

Namun, ini bukan pertama kalinya raksasa minuman asal Amerika Serikat itu terlibat skandal produk tercemar atau beracun di China. Di Beijing, pada tahun 2009 dan 2010 dilaporkan seorang pria dan seorang remaja keracunan mercuri yang mencemari produk minuman ringan Sprite.

Hasil penyelidikan kemudian menunjukkan, kedua kasus itu diakibatkan keracunan yang disengaja, dan bukan karena masalah kualitas produk Coca-Cola.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaold migrateracun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyerang Istana Topkapi Orang Gila
Tulisan selanjutnya Damaskus Tidak Aman, Hamas Cari Markas Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?