Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembunuhan Qadhafi Bisa Jadi Kejahatan Perang

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 17 Desember 2011 10:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala penuntut di Mahkamah Kejahatan Internasional di Den Haag mengatakan, pembunuhan atas pemimpin Libya muammar Qadhafi diduga kuat merupakan suatu kejahatan perang.

Qadhafi ditangkap dan dibunuh pada 23 Oktober 2011, setelah bersembunyi di pipa saluran pembuangan air menghindari serangan udara NATO dan kejaran pasukan pemberontak Libya. Qadhafi masih hidup saat ditangkap, tapi ia kemudian diketahui meninggal dunia dengan beberapa luka tembak setelah diseret dan dibawa berkeliling kota oleh pasukan pemberontak.

“Kematian Muammar Qadhafi adalah salah satu isu yang harus dijelaskan –tentang apa yang terjadi– karena ada kecurigaan serius bahwa itu merupakan kejahatan perang,” kata Luis Moreno Ocampo kepada wartawan usai pertemuan di Dewan Keamanan PBB, dikutip AFP (16/12/2011).

Ocampo menjelaskan, komisi penyelidik dari PBB akan pergi ke Libya dan ia sendiri akan bicara dengan sejumlah negara anggota Dewan Keamanan PBB apakah mereka memiliki bukti-bukti pembunuhan Muammar Qadhafi.

Tentang putra Qadhafi, Saif Al Islam, Ocampo mengatakan bahwa pemerintah Libya harus memberitahu pengadilan setempat untuk mengabarkan keputusan tentang penyerahan Saif Al Islam kepada Mahkamah Internasional sebelum 10 Januari 2012.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancaranya dengan AFP, Ocampo mengatakan pemerintah Libya tidak akan menyerahkan Saif A Islam sebelum melakukan pemeriksaan terhadap putra Qadhafi itu.

“Hakim bertanya apakah pemrintah Libya akan menyerahkan Saif. Daam surat balasan yang dikirimkan kepada hakim, mereka mengatakan lebih dulu akan menyelidiki semua kejahatannya di Libya,” kata Ocampo.

“Jadi kita tunggu apa yang dikatakan pemerintah. Mereka telah diminta untuk memberikan jawaban sebelum 10 Januari,” imbuhnya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Cabut Sebagian Besar Sanksi Atas Libya
Tulisan selanjutnya Para Pekerja Nuklir Israel Terkena Kanker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

30 Tahun Menyalahgunakan Kekuasaan Pejabat China Diganjar Hukuman Mati

Berita
7 Juli 2026 18:00
Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien

Terbaru

  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien
  • TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?