Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pertukaran Tahanan Palestina-Israel Rampung

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 19 Desember 2011 06:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Zionis Israel membebaskan 550 tahan Palestina, Ahad (18/12/2011), dalam tahap kedua perjanjian pertukaran tahanan antara Hamas dengan Zionis.

Hampir semua tahanan yang bebas melewati pintu perbatasan di Tepi Barat. Mereka disambut oleh ribuan warga Palestina yang menunggu dengan suka cita di Ramallah.

Walaupun yang melakukan perjanjian pembebasan tahanan adalah Hamas, pemerintah Palestina di Jalur Gaza, namun orang-orang yang menyambut sebagian besar mengibar-kibarkan bendera Fatah, partai Presiden Mahmud Abbas yang menguasai wilayah Palestina di Tepi Barat.

Berbeda dengan tahap pertama, tidak ada satupun tahanan yang dibebaskan dalam tahap kedua ini yang terlibat bentrokan berdarah dengan Zionis, tidak ada yang tersangkut kasus pembunuhan warga Yahudi Israel. Selain itu, anggota Hamas dan Jihad Islam juga tidak ada yang dibeaskan. Sebagian besar dari mereka –disamping sejumlah tahanan wanita dan anak– adalah anggota Fatah.

Dua bus yang mengangkut 41 tahanan ke Jalur Gaza dikawal oleh Palang Merah Internasional. Mereka masuk ke wilayah Gaza lewat pintu perbatasan Rafah. Ratusan orang yang menyambut mereka mengibar-kibarkan bendera berbagai faksi Palestina.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Perasaan gembira saya bercampur dengan kesedihan, karena kami meninggalkan saudara-saudara kami tercinta, kami berharap mereka semua akan dibebaskan,” kata Samer Aweidat, yang telah menjalani empat dari enam tahun kurungan, karena memiliki senjata dan menjadi anggota sebuah kelompok perjuangan, dikutip Maan.

Prajurit Zionis Gilad Shalit diculik oleh kelompok pejuang Palestina pada Juni tahun 2006, yang berhasil menyergap tank Israel dan membunuh dua rekan Shalit. Setelah dijadikan sandera beberapa tahun lamanya, dua buan lalu Hamas yang menyembunyikan Shalit mencapai kesepakatan dengan Israel untuk menukarnya dengan 1027 tahanan Palestina yang berada di penjara-penjara Zionis.

Menurut pengamat politik di Gaza, Hani Habib, ZIonis Israel menggunakan pertukaran tahanan tahap kedua ini untuk memecah belah kelompok-kelompok Palestina, dengan memilih membebaskan para anggota Fatah –yang selama ini bekerjasama dengan Zionis–dan tidak membebaskan anggota Hamas dan Jihad Islam yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Barat.

“Israel berkepentingan untuk mengubah kemenangan yang telah diraih menjadi ketidaknyamanan dan perpecahan di pihak Palestina, lewat sikap diskriminatifnya,” kata Habib.

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahap Kedua Partai Islam Mesir Menang Lagi
Tulisan selanjutnya Zionis Tawarkan 1.000 Rumah Yahudi ke Pengembang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?