Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kristen dan Islam Bersatu Hadapi Boko Haram

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Januari 2012 07:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan umat Kristen dan Islam menyatakan memusuhi serangan kelompok Boko Haram, yang dianggap sangat mencemaskan keamanan mereka.

Kerjasama kedua belah pihak ini dilakukan dengan cara saling melindungi. Jika umat Muslim sedang melakukan ibadah, umat Kristen menjadi pagar bagi sekeliling mereka, begitu juga sebaliknya.

Koordinator kerjasama, Bashir Is’hag Bashir, mengatakan, program ini hadir karena mereka ingin menghapuskan kebingungan yang sudah dibuat Boko Haram sekaligus menyatakan kepada dunia bahwa hubungan antara umat Kristen – Islam di Nigeria bisa kuat.

“Ini saatnya kita melakukan rekonsiliasi dan pengampunan, ini saatnya bergandengan tangan untuk kepentingan kita bersama memerangi musuh.” kata Bashir dikutip laman christianpost.

Sementara itu, Jerry Dykstra, Direktur Hubungan Media di Open Doors, Amerika mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan antara para anak muda dari dua agama. Open Doors, adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LS) yang dikenal membela penindasan terhadap umat Kristen di seluruh dunia.  Hanya saja pada beberapa langkahnya melibatkan Open Doors ikut-kut berpolitik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kambing Hitam

Boko Haram adalah sebuah kelompok sempalan Islam yang kini telah menjadi kambing hitam kekerasan di Nigeria. Kelompok yang berdiri sejak tahun 2002 ini awalnya dikenal damai hingga tahun 2009 pemimpin mereka, ulama muda Muhammad Yusuf tewas dalam tahanan polisi.

Ketidakadilan dan tak adanya kejelasan hukum atas kematian pemimpin mereka  membuat Boko Haram mencari pelampiasan dengan target polisi, militer dan politisi beragama Islam. Sejak saat itu ia dikaitkan dengan kekerasan. Situasi makin tidak menguntungkan, mana kala sikap media asing dan dunia internasional yang terlalu cepat menjulukinya sebagai pelaku kekerasan.

Seolah tak berusaha mencari akar masalah mengapa Boko Haram memberontak, media Barat ikut terlibat menciptakan opini anti syariah. Misalnya menyebut kelompok ini diyakini ingin memberlakukan syariah Islam di seluruh Nigeria, yang sesunguhnya tak ada kaitan antara berlakunya syariah Islam dengan sikap mengapa kelompok ini tiba-tiba memberontak.

Seperti diketahui, Nigeria adalah negara federasi yang terletak di Afrika Barat dengan penduduk sekitar hampur 130 juta jiwa. Populasi Islam dan Kristen hampir dikatakan berimbang. Penduduk Islam berpusat di utara dan pemerintahan pusat dipimpin oleh Kristen. Bagaimanapun, aksi Boko Haram, membuat media asing bersemangat punya alasan menciptakan stigma syariat Islam yang sedang dibangun warga Muslim Nigeria.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UGM Temukan 100 Molekul Baru Kurkumin Kunyit
Tulisan selanjutnya Nikmati Berislam, Bukan Mendiskusikannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?