Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Komunitas Muslim Minta Calon Presiden AS Baca al-Qur’an

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2024 16:03 4:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Januari 2012 07:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi Muslim terkemuka Amerika  menyarankan, calon kandidat presiden AS dari Partai Republik, Rick Santorum untuk mempelajari Islam dan membaca al-Quran agar bisa lebih mengenal Muslim. Desakan komunitas Muslim ini dilakukan setelah mereka merasa terhina dengan ucapan Santorum dalam sebuah kampanye yang mengatakan kesetaraan tidak datang dari Islam.

“Kami akan mengirimkan al-Quran ke kantor kampanyenya minggu depan,” demikian disampaikan Direktur Komunikasi Nasional Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR), Ibrahim Hooper, dikutip laman OnIslam.

Sebelumnya, hari Sabtu (21/01/2012) Santorum  mengatakan masyarakat menginginkan keseimbangan dan konsep keseimbangan tidak berasal dari Islam atau agama-agama timur.
 
“Orang-orang menyerukan kesetaraan sekarang. Kesetaraan, kami ingin kesetaraan. Anda pikir, berasal dari mana konsep kesetaraan itu?”  tanya Santorum kepada para pendukungnya  di sebuah restoran di South Carolina.  ”Konsep itu tidak datang dari Islam. Itu tidak datang dari agama-agama Timur. Dari mana asalnya? Ia datang dari Tuhannya Abraham, Ishak, dan Yakub.”

Sementara itu, Ibrahim Hooper mengatakan, kandidat presiden dari Partai Republik itu memiliki informasi kurang akurat tentang Islam. ”Al-Qur’an adalah sanggahan terbaik bagi pernyataan Santorum yang tidak akurat dan menghina,” katanya.

Pemimpin muslim menekankan al-Quran dan Nabi Muhammad  Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam minta pengikutnya untuk menjaga keseimbangan ras dan perbedaan jenis kelamin. “Nabi mengatakan semua orang seimbang seperti gigi sisir,” ujar Hooper.

Topi Islam rupanya menjadi tren dan bahan jualan kampanye calon presiden di Amerika.  Entah karena ingin dipuji atau mendapat nilai positif dari kaum Yahudi yang dikenal sangat mempengaruhi calon presiden AS, namun belum lama ini, calon presiden dari Partai Republik yang lain, Newt Gingrich, juga berusaha menjadikan Islam jadi bahan celaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sebuah pernyaan minggu lalu, Gingrich dia mengatakan akan mendukung calon Muslim untuk Gedung Putih jika ia secara terbuka meninggalkan ajaran Islam.
“Jika seorang Muslim ingin menjadi presiden Amerika, ia harus meninggalkan syariat Islam,” kata Gingrich.

Ini bukan kali pertama Gingrich membuat nada hinaan. Bulan Juli 2010, ia mengatakan bahwa ia melihat syariah Islam sebagai ancaman mematikan bagi Amerika Serikat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahap Pertama Pembangunan RSI Capai 80 Persen
Tulisan selanjutnya Kemenag Berjanji akan Tingkatkan Kualitas PT Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Berita
22 Juli 2026 10:39
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?