Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rezim Suriah Halangi Bantuan Masuk ke Homs

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juli 2013 11:15 11:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juli 2013 11:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Suriah memblokir akses menuju kota tua Homs, di mana warga sipil sangat membutuhkan bantuan makanan dan obat-obatan, kata Palang Merah dilansir Aljazeera.

Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dalam pernyataan hari Rabu (24/7/2013) memperingatkan akan kemungkinan dampak “tragis” jika bantuan kemanusian ke Homs tidak segera tiba di lokasi.

Jumat pekan lalu ICRC mengatakan sedang melakukan negosiasi penyaluran bantuan ke Homs, di mana pasukan rezim Bashar al-Assad menghujani daerah itu dengan serangan udara dan artileri.

“Kami sudah menunggu hampir 20 hari sekarang, untuk membawa persediaan obat-obatan dan bantuan lain ke kota tua Homs,” kata Magne Barth, kepala delegasi ICRC di Suriah dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Jenewa, Swiss.

Dia mengatakan, meskipun sudah melalui negosiasi panjang dengan kedua pihak di Suriah, izin pengiriman bantuan tiga kali bolak-balik antara Damaskus dan Homs belum juga diberikan oleh pemerintah Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Homs, yang terletak di Suriah bagian tengah, merupakan pusat perlawanan pasukan penentang rezim diktatorAssad yang sudah berkuasa selama puluhan tahun.

Menurut lembaga-lembaga kemanusian, sekitar 2.000 orang saat ini terjebak di Homs.

ICRC mengatakan, menjangkau puluhan ribu orang di daerah yang dikepung oleh pasukan pemerintah atau pasukan oposisi, merupakan salah satu tantangan terberat yang dihadapinya.

Berdasarkan hukum kemanusiaan internasional, pihak-pihak yang saling berperang diwajibkan memberikan jalan keluar aman bagi warga sipil untuk menyelamatkan diri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Frustasi, Militer Mesir Minta Dukungan Demo lebih Besar
Tulisan selanjutnya Belajar Lapar di “Kampung Inggris”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?