Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Nama Pesantren Muncul Pasca Pembakaran

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 Februari 2012 07:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Fakta cukup mengagetkan kembali datang dari Sampang, Madura. Setelah sebelumnya, Bupati Sampang, Madura mengatakan di wilayahnya tidak tercatat pondok Syiah, beberapa nara sumber mengatakan adanya banyak kejanggalan dalam kasus ajaran Syiah Tajul Muluk yang mencuat ke media massa ini.

Salah satu kejanggalan penting adalah  nama pesantren “Misbahul Huda”, yang diklaim sebagai pesantren milik Syiah asuhan Tajul Muluk baru muncul pasca pembakaran terjadi.

“Saya penduduk sini, mas. Saya tahu nama pesantren (Misbahul Huda,-red) itu dari wartawan. Diberi nama setelah dibakar, kata Roisul Hukama, adik Tajul yang sudah rujuk ke paham Sunni saat ditemui hidayatullah.com, Jumat pekan lalu.

Pendapat ini juga diakui Kepala Dusun Nangkernang, Ahmad Khamsah saat ditemui rombongan hidayatullah.com di lokasi pembakaran.

Seorang ulama Sampang mengatakan, penyebutan nama pesantren itu muncul justru dari sebuah media massa ternama di Jakarta.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Fakta lainnya adalah tempat yang menjadi sasaran massa, mirip sebuah musholla. Menurut Rois,  umumnya di Madura, langgar kecil semipermanen ini didirikan di depan atau di samping rumah, digunakan untuk shalat. Bukan masjid atau pesantren.

“Saya sebut itu markas,” kata Rois.

“Bahkan terkadang juga dibuat gudang, “ ujar KH. Ali Karrar Sinhaji, Pimpinan PP Daruttauhid, Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan Madura.

Hanya masalah menjadi lain, ketika media besar menyebut ada sebuah pesantren dibakar.

Bupati Sampang, Noer Cahya sebelumnya juga sudah mengatakan, tidak pernah tercatat adanya pesanten Syiah di Sampang. “Di kantor Depag, di Bakesbangpol tidak terdaftar satu pesantren pun yang didirikan oleh Tajul Muluk,” katanya kepada hidayatullah.com tengah bulan lalu. 

Lantas untuk tujuan apa dimunculkan nama pesantren Syiah Sampang, jika namanya saja tak tercantum dalam daftar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan Depag?.*

Baca laporan lengkap soal Syiah di Laporan Utama (Laput) Majalah Hidayatullah edisi Maret 2012. Pesan di Majalah atau lewat Facebook

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrateSampangsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Riset: Puasa Terbukti Bisa Memperpanjang Umur
Tulisan selanjutnya “Memahami Ahlu Sunnah wal-Jamaah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?