Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ada Gereja Penggemar Heavy Metal di Bogota

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2012 13:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mungkin ini belum pernah terjadi sepuluh tahun lalu.Di pinggiran Bogota, Kolombia terdapat sebuah pelayanan unik  yang melakukan penyebaran Injil.

Setiap Sabtu, sekelompok kecil penggemar musik heavy metal berkumpul di pinggiran ibukota Kolombia.

Meskipun terlihat seperti sebuah konser atau pesta karena mereka melompat dan melempar-lemparkan rambut panjang mereka, tetapi para rocker ini benar-benar berkumpul untuk beribadah kepada Tuhan Yesus.

Pendeta Cristian Gonzalez, 31,  pendiri gereja ini menyebut gerejanya ‘Pantokrator’, sebuah istilah Yunani yang berarti “semua kuat.” Di tempat ini, ia mengkhotbahkan pesan cinta dan penerimaan.

“Saya berpikir bahwa jika Yesus hadir sekarang, dalam fisik, ia akan menerima semua orang tanpa membedakan atau menghargai siapa pun,” kata Gonzalez kepada CBN News dikutip jawaban.com.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Apakah itu tato atau tindik, kitab Korintus mengatakan ada orang yang mungkin menilai Anda berdasarkan penampilan Anda, tetapi mereka tidak bisa menilai hati Anda,” ujarnya.

Menurut pengakuan Gonzales, sampai dengan sekarang ibadah rutin Pontraktor diikuti oleh sekitar 50 orang. Jumlah ini, tambahnya, akan terus bertambah mengingat mereka terus melakukan penjangkauan ke lingkungan kelompok-kelompok heavy metal yang ada di kawasan tersebut.

Sementara itu, Ana Maria Cabrera, salah seorang gadis berusia 21 tahun menceritakan kepada CBN News tentang bagaimana ia mendapati sosok yang selama ini ia cari lewat gereja Pantroktrator.

“Saya menemukan Tuhan di sana,” ungkapnya. “Dia adalah teman setia yang selalu bersama dengan Anda, yang tidak melepaskan tangan Anda. Dia adalah Allah yang tinggal dekat dengan Anda dan membuat Anda merasa memiliki seseorang dengan Anda 24 jam sehari.”

“Itulah yang benar-benar penting, tidak peduli seperti apa Anda atau apa musik yang Anda dengarkan,” pungkasnya.

Terlepas dari penampilan mereka, sebagian besar anak muda ini mengklaim mereka bebas dari narkoba dan alkohol.

“Jika Anda melihat orang berkumpul di gereja ini, Anda akan melihat bahwa setiap orang dari mereka memiliki senyum di wajah mereka,” tutur Cabrera.

Disko

Sebelumnya di tahun 2008, sebuah gereja di Skandinavia juga punya cara menarik simpati remaja yang mulai enggak ke gereja. Yaitu dengan menggelar aksi musik serupa. Langkah ini digunakan oleh gereja di negara Skandinavia dan diterapkan oleh hampir semua gereja di seluruh negeri.

“Ini benar-benar ide yang hebat”, kata Akseli Inkinen (17 tahun), salah seorang siswa sekolah menengah, saat setelah selesai tampil dalam aksi metal mass-nya di gereja Lutheran di Maentsaelae, sebuah kota kecil di utara Helsinki.

Belum lama ini, sebuah geraja All Saints di Stockholm, Swedia menyulap altar menjadi lantai dansa dan tempat disko. Dentuman musik keras, diikuti lenggokan para jemaat, Sebelum pendeta menyampaikan siraman rohani.

Pemandangan ini, rutin ditemukan setiap pekan di Gereja All Saints. Ide gila ini dicetuskan pertama kali oleh pendeta Olle Idestrom sebagai upaya gereja untuk menarik anak-anak muda, setelah kehadiran mereka mengikuti kebaktian terus berkurang  selama beberapa dekade.

Olle Idestrom mengatakan sudah mengorganisasikan acara ini kedua kali danumpan baliknya dinilai cukup positif.

“Sudah ada misa hip hop, ada misa rock dan jazz,” kata pendeta berumur 28 tahun ini dikutip laman usatoday.com. Wah, jika saja di Barat popular dang-dut, apa gereja juga disulat jadi panggung joget?*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Akan Hadapi Syi’ah dengan “Tangan Besi”
Tulisan selanjutnya Saudi Bolehkan Wanita Peroleh Kredit Properti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?