Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putri Saddam Hussein Bantah Tuduhan Kudeta

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Maret 2012 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Raghad Saddam Hussein, putri mendiang presiden Iraq Saddam Hussein, membantah tudingan bahwa dirinya berenca melakukan kudeta di Iraq.

“Beberapa laporan media mengatakan bahwa saya mengontak pejabat-pejabat militer senior di Iraq dan memberikan mereka dana untuk menggulingkan pemerintahan yang sekarang,” tulis Al Arabiya (06/03/2012) dari Al Quds Al Arabi yang mengutip pernyataan pengacara Raghad, Hatiam al-Harash, hari Senin.

“Ini tidak benar,” tulis Raghad dalam pernyataannya.

Raghad menegaskan, tudingan kudeta itu bahkan tidak masuk akal, mengingat situasi dan kondisinya yang tidak memungkinkan. Ia sendiri sekarang tinggal di Yordania, sementara pemerintah Iraq yang sekarang dilengkapi dengan peralatan intelijen dan militer yang canggih. Selain itu, Raghad mengaku tidak tertarik dengan politik.

“Semua orang tahu bahwa saya dan keluarga sekarang tinggal di Yordania dan saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan rakyat dan pemerintah Yordania.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Raghad yakin orang-orang yang menyebarkan rumor itu berusaha mencoreng nama baiknya sekaligus menakut-nakuti rakyat Iraq.

“Rakyat Iraq sudah sangat menderita. Mereka ditekan oleh penjajahan biadab dan pemerintah tirani, keduanya didukung oleh kekuatan militer,” kata Raghad.

Dalam pernyataannya, Raghad menyeru agar orang-orang yang menyebarkan berita bohong itu bekerja untuk rakyat Iraq, memperbaiki kondisi negara dan menjaga kekayaan alam mereka yang dijarah dan dikorupsi.

Ia juga bersumpah akan mengambil tindakan hukum terhadap orang-orang yang sengaja berusaha mencoreng nama baik diri dan keluarganya.

Raghad adalah putri tertua Saddam Hussein. Ia sudah tinggal di Yordania sejak tahun 2003. Pemerintah Yordania berulang kali menolak mengektradisi dan menyerahkannya ke pemerintah Iraq yang dikuasai Syiah, yang menuduhnya membiayai kegiatan terorisme.

Akhir 2011, beberapa jam setelah Amerika Serikat menarik mundur hampir seluruh pasukannya dari Iraq, pemimpin pemerintahan Syiah dukungan AS Perdana Menteri Nuri Al Maliki, menetapkan Wakil Presiden Tariq Al Hashimi, seorang Muslim, sebagai buronan pemerintah dengan tuduhan menjadi otak dan mendanai serangan teror di Iraq.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU dan Muhammadiyah Dukung Fatwa Sesat Syiah
Tulisan selanjutnya Libya Timur Mendeklarasikan Diri Jadi Semi-Otonom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon

Berita
11 September 2026 21:50
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Terbaru

  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?