Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Parlemen Belanda Desak Selidiki Kasus Pengebirian oleh Gereja

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 April 2012 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gereja Katolik Roma secara aktif mendesak pengebirian anak laki-laki dan pria homoseksual di tahun 1950-an dan 60-an. Demikian kesaksian para ahli kepada parlemen Belanda. Sejarawan medis, Mart van Lieburg mengatakan kepada parlemen bahwa seorang uskup Belanda telah memerintahkan ahli bedah melakukan pengebirian.

Profesor Van Lieburg berbicara pada sidang yang diadakan untuk mengklarifikasi laporan kastrasi dalam perawatan kejiwaan di gereja Katolik Roma. Dia menolak menyebutkan nama uskup atau ahli bedah yang telah melakukan tuduhan tersebut.

Sejarawan lainnya, Marnix Koolhaas, mengatakan kepada parlemen bahwa beberapa pendeta pernah mengirimkan anak laki-laki ke dokter disertai perintah untuk mengebiri mereka.

Penelitian lanjut

Dikutip RNW, Kamis (19/04/2012), anggota parlemen Belanda dari Partai Kristen Demokrat (CDA), Madeleine van Toorenburg sekarang kembali menyerukan untuk melakukan penelitian ilmiah mengenai kasus kastrasi (pengebirian) ini. Dia mengatakan kepada kantor penyiaran Belanda, NOS, ingin menyelidiki apakah kastrasi juga dilakukan pada anak di bawah umur, atau pada siapapun tanpa adanya persetujuan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya dia memutuskan berhenti menuntut parlemen melakukan penyelidikan.
Harian sore Belanda, NRC Handelsblad melaporkan bulan lalu bahwa Henk Heithuis, kala itu anak di bawah umur, telah dikastrasi secara paksa sebagai hukuman karena mengungkapkan pelecehan seksual oleh seorang pastur Katolik tahun 1956.

Insiden ini dilaporkan tahun 2010 kepada Komisi Deetman yang sedang menyelidiki pelecehan seksual di gereja Katolik Roma. Komisi yang ditunjuk oleh gereja tidak menyelidiki kasus ini dan juga tidak menyebutkannya dalam laporan akhir mereka Desember lalu.

Egenetika

Menurut ilmuwan Annemieke Klijn, yang mempelajari sejarah institusi Katolik Belanda dalam perawatan cacat mental, kastrasi pernah diperintahkan pada tahun 1950 karena beberapa alasan.

Sterilisasi untuk tujuan genetika (perbaikan ciri-ciri fisik manusia melalui suatu intervensi), katanya, meskipun bertentangan dengan doktrin Katolik Roma, didukung oleh pakar etika medis Katolik Belanda terkemuka pada saat itu. Klijn mengatakan kepada parlemen, pengebirian kadang-kadang dilakukan sebagai metode hukuman.

Theo van der Meer, spesialis sejarah homoseksualitas, menambahkan pengebirian juga merupakan suatu cara penghematan. Penjara jiwa Belanda saat itu penuh sesak dan pengebirian memberikan keleluasaan bagi pemerintah untuk membebaskan beberapa kriminal seks dan mengirimnya ke institusi perawatan.

Keberuntungan

Perkembangan lainnya di persidangan; jaksa penuntut umum Belanda mengungkapkan penemuan 54 berkas yang mendokumentasikan tuntutan hukum kepada para pendeta Katolik karena pelanggaran seks di tahun 1950-an dan 60-an. 22 dari kasus tersebut berakhir dengan vonis hukuman, katanya.

Penemuan berkas-berkas Senin lalu, yang disebut sebaga “keberuntungan” oleh jaksa penuntut, menimbulkan kecurigaan terhadap pernyataan awal pemerintah bahwa tidak ada lagi kemungkinan sekecil apapun seputar kasus ini yang masih perlu diselidiki.

Tahun lalu, jaksa penuntut melakukan penyelidikan internal untuk menentukan apakah kasus-kasus terhadap pendeta dicabut karena tekanan dari gereja. Fokus ditujukan pada kasus-kasus setelah tahun 1980 karena, seperti dikatakan jaksa, dokumen-dokumen yang usianya lebih tua dari itu, bisa jadi telah dihancurkan.

Sebagai reaksi atas temuan terbaru, beberapa anggota parlemen Belanda menuntut dilakukannya kajian yang lebih menyeluruh terhadap berkas temuan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dr. Washil Nafikan Berita Tuntut Turunkan Mufti
Tulisan selanjutnya Presiden Afghanistan Kecam Foto Tentara AS dengan Jenazah Pejuang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?