Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salafy Ikut Turun Jalan, Dunia Kutuk Kebrutalan Militer Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2013 06:15 6:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Agustus 2013 06:15
Bagikan
Seorang demonstran tergeletak berdarah di lapangan an-Nahdah
Bagikan

Hidayatullah.com— Cara pemerintah dan militer Mesir menyelesaikan demonstran pendukung mantan Presiden Mohammad Mursy yang digulingkan akhirnya mengundang kecaman dan simpati dunia.

Hari Rabu, (14/08/2013), Syeikh Muhammad Hasan dan Syeikh Muhammad Husain Ya’qub, dua ulama terkemua Salafy  ikut bergabung dengan demonstran kontra-kudeta militer dan kelompok pendukung Mohammad Mursy yang kini membentuk perkumpulan massa baru  di lapangan Musthafa Mahmud setelah bundaran Rabi’ah Al Adawiyyah diserbu.

“Tapi hari ini, saya bergabung dengan kalian dalam protes damai untuk memberitahu kalian bahwa darah saya akan ditumpahkan sebelum darah kalian,” ujar Syeikh Muhamad Hassan kepada demonstran yang terus berada di alun-alun.

Syeikh Muhammad Hasan sempat dilaporkan dirawat akibat sesak nafas akibat pengaruh tembakan polisi yang menembakkan gas air mata.

Dr. Muhammad Al Baltaji, anggota Parlemen Mesir dari fraksi Al Ikhwan Al Muslimun,  melalui saluran telepon kepada TV Aljazeera,  mengajak penduduk Mesir untuk turun ke jalan turut menentang kekerasan dan pembantaian oleh Militer.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika kalian tidak keluar dari rumah kalian, kalian biarkan Al-Sisi menghancurkan negara ini, maka mesir akan menuju jalan Suriah,” demikian ujar Baltaji.

“Sahabat-sahabat kalian yang bertahan di Rabi’ah dan Nahdah, mengorbankan diri dan nyawa mereka, adalah untuk kalian. Untuk kemerdekaan kita bersama, merdeka dari pemerintahan rezim militer yang telah menguasai kita,” tambahnya.

Sebelumnya, Syeikhul Azhar Syeikh Dr Ahmad Tayyib dan Ketua Persatuan Ulama Dunia, Syeikh Dr Yusuf al Qaradhawi ikut mengecam tindakan militer Mesir.

Suara Turki dan Eropa

Sementara itu, Negara-negara besar Eropa mendesak pemerintah sementara yang didukung militer untuk menghindari peningkatan kekerasan dan kembali melangsungkan dialog politik.

PM Turki Recep Tayyip Erdogan menggambarkan aksi penumpasan pasukan keamanan Mesir, Rabu, terhadap kamp-kamp protes pro-Mursy di Kairo sebagai pembantaian. Ia mendesak Dewan Keamanan PBB dan Liga Arab untuk segera bertindak menghentikannya.

Sementara itu, Presiden Turki Abdullah Gul menuduh pemerintah Mesir melakukan intervensi bersenjata terhadap warga sipil dan menyebut tindakan itu tidak dapat diterima.    Pihak berwenang Mesir mengatakan, sejumlah demonstran bersenjata dan menembak pasukan keamanan.

Ankara salah satu pengecam internasional terkeras keputusan militer Mesir untuk mendongkel Mursy tanggal 3 Juli, satu tahun setelah ia memangku jabatan sebagai pemimpin pertama Mesir yang terpilih secara demokratis.

 

Militer mengatakan, mereka bertindak untuk menanggapi apa yang disebut keinginan rakyat setelah protes massal warga Mesir yang sekuler yang menuduh Mursy anti demokrasi.

Seorang juru bicara untuk Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan pemimpin PBB itu mengecam kekerasan di Mesir melalui pernyataan-pernyataan paling  keras, dan menyesalkan bahwa pihak berwenang Mesir  memilih menggunakan kekerasan terhadap demonstrasi yang umumnya dilakukan kelompok Islam.*/Rizky Utama

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MesirRecep Tayyip ErdogansalafySyeikh Muhammad Hasan dan Syeikh Muhammad Husain Ya'qubTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Butuh 44 Meter untuk Hindari Asap dari Para Perokok
Tulisan selanjutnya Soal Mesir Menlu Bilang Prihatin, SBY Serahkan ke PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?