Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amir Kuwait Tolak Hukuman Mati Bagi Penista Agama

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juni 2012 15:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amir Kuwait Syeikh Sabah Al Ahmad Al Sabah menolak menandatangani rancangan undang-undang yang diloloskan parlemen tentang hukuman mati bagi para penista agama kelas berat, kata sumber parlemen hari Rabu (6/6/201) sebagimana dilaporkan AFP.

Di Kuwait amir (kepala negara) dapat menolak rancangan undang-undang yang telah disetuju parlemen. Namun, parlemen dapat kembali mengajukan RUU tersebut, jika mendapat dukungan sebanyak 2/3 dari 49 anggota parlemen dan 16 menteri di kabinet.

RUU yang diloloskan bulan lalu menyebutkan, Muslim yang menghina Allah, al-Qur`an, semua nabi dan para istri Nabi Muhammad dapat dikenai sanksi hukuman mati atau penjara seumur hidup. Sedangkan bagi pelaku non Muslim, hukumannya tidak kurang dari 10 tahun.

Para tersangka yang mau bertobat di pengadilan bisa terhindar dari hukuman mati, tetapi harus mendekam dalam penjara selama lima tahun dan membayar denda USD36.000 atau salah satunya. Namun, hal itu tidak berlaku bagi penista agama yang menyatakan bertobat, tetapi kemudian mengulangi perbuatannya.

Para wakil rakyat di Kuwait merasa harus mengambil tindakan keras terhadap penista agama, sebab kasus tersebut semakin marak terjadi di Kuwait belakangan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus terakhir yang ramai dibicarakan di media menyangkut Hamad Al Naqi, yang menghina Nabi Muhammad dan istrinya, Aisyah, lewat akun Twitternya. Al Naqi bebeberapa hari lalu divonis hukuman penjara 10 tahun.

Pelaksanaan hukuman mati di Kuwait terakhir kali dilakukan pada Mei 2007.

Negara kecil itu memberikan sanksi hukuman mati kepala pelaku kejahatan perdagangan narkoba dan pembunuhan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penerbitan Sukuk Negara Capai Rp 120 Triliun
Tulisan selanjutnya BKKBN Harus Prioritaskan Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat

Berita
14 September 2026 21:39
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Terbaru

  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?