Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prajuritnya Tewas, Bulan Juli Prancis Tarik Pasukan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2012 08:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menyusul kematian empat prajuritnya di Afghanistan, Presiden Prancis yang baru, Francois Hollande, menegaskan akan menarik pasukannya lebih awal.

Empat anggota tentara Prancis dan seorang penerjemah Afghanistan tewa dalam serangan bom bunuh diri di Afghanistan timur pada Sabtu pekan lalu (2/6/2012). Lima prajurit lainnya mengalami luka, tiga menderita luka serius.

Taliban telah mengumumkan bahwa mereka berada di balik serangan itu, Sabtu (9/6/2012).

Para pejabat Afghanistan mengatakan, pelaku bom bunh diri mendekati rombongan patroli mereka dengan mengenakan burqa.

Presiden Hollande mengatakan, negara akan memberikan penghargaan kepada para prajurit yang tewas, seraya mengkonfirmasi bahwa Prancis akan menarik pasukannya dari Afghanistan lebih awal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Operasi (penarikan) ini akan dimulai bulan Juli, akan dituntaskan sebelum akhir 2012. Saat ini, segala sesuatu harus dilakukan guna memastikan bahwa pasukan kita memenuhi tugasnya, namun yang lebih diutamakan adalah keamanan dan keselamatan nyawa tentara kita,” kata Hollande, dilansir Euronews (9/6/2012).

Beberapa hari setelah dilantik menjadi presiden menggantikan Nikolas Sarkozy, Francois Hollande mengunjungi tempat tugas pasukan Prancis di Afghanistan, yang berada di bawah komando NATO.

Hollande ketika itu mengatakan, tugas memerangi teroris sudah hampir selesai dan Prancis akan memfokuskan pada program bantuan bagi rakyat sipil.

Serangan terkahir itu menambah jumlah total kematian prajurit Prancis menjadi 87 orang, keempat tertinggi di antara pasukan koalisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Shafiq Dipanggil Hakim Perkara Pertempuran Unta
Tulisan selanjutnya Obama Bernilai 10 Unta, Hillary 20 Ayam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?