Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Dihadiri Ulama Hadramaut, Pelajar RI Yaman adakan Dialog

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2013 05:55 5:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Agustus 2013 05:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Convention Hall al-Habib Abdul Qadir as-Segaf, Husaisah, Seiyun, Hadhramaut, Yaman menjadi saksi kemeriahan acara pembukaan Simposium Nasional  yang diselenggarakan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman pada Selasa (20/08/2013).

Simposium perdana sejak didirikannya PPI Yaman ini mengangkat tema “Kesenjangan Antara Nilai Kebangsaan dan Realitas Kehidupan Berbangsa.”

Selain dihadiri oleh sekitar 500 pelajar Indonesia di Yaman dari berbagai lembaga (Ribat Tarim, Darul Mustofa, Universitas Al-Ahgaff, Universitas Darul Ulum Asy-Syar’iyah, Ribat Fateh Wal Imdad, Ribat Al-Aththas, dan pelajar di beberapa ribat di Zabid), rombongan KBRI Sana’a, dan sejumlah tokoh nasional, even besar dalam rangka Dirgahayu RI ke-68 dan ulang PPI Yaman yang ke-13 ini juga dihadiri para tokoh dan ulama Hadhramaut.

Acara secara resmi dibuka oleh Dubes RI untuk Yaman, Drs. Wajid Fauzi, MPM pada pukul 11.00 waktu setempat. Turut tampil untuk memeriahkan seremoni pembukaan, Grup Seni Dapur Teater para pelajar Universitas Darul Ulum Asy-Syar’iyyah, Hudaidah dengan mempersembahkan Tari Saman khas Aceh yang dilanjutkan dengan penampilan grup Nasyid pelajar Universitas Al-Ahgaff, Tarim, Hadhramaut.

“Terima kasih yang tak terhingga kami haturkan kepada seluruh pihak yang bersumbangsih mensukseskan acara ini,” ujar Lalu Taufiq, Ketua Panitia Simposium dalam sambutan pembukaannya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Ketua Umum PPI Yaman, M. Khairuz Zadit Taqwa menambahkan, bahwa Simposium Nasional ini menemukan momentum yang tepat untuk memperteguh identitas kebangsaan pelajar Indonesia di luar negeri yang akhir-akhir ini semakin dipertanyakan. 

“Simposium ini adalah ajang pembuktian  bahwa meski jauh dari tanah air, kami (pelajar Indonesia) tetap berhati Garuda,” ujarnya yang disambut riuh tepuk tangan para hadirin.

Sesi pertama menghadirkan dua pembicara Ir. Muhammad Najib, M.Sc (Anggota Komisi I DPR RI), yang menyampaikan makalahnya berjudul “Peran Mahasiswa Dalam Laju Demokrasi Dewasa Ini; Komparasi Arab Spring dan Reformasi di Indonesia 1998” dan Drs. Wadjid Fauzi, MPM (Dubes RI untuk Yaman) dengan mengangkat tema “Peran Pelajar Indonesia dalam Menjaga Integritas Bangsa di Luar Negeri”.

Dalam penyampaiannya, Ir. Muhammad Najib, M.Sc menekankan betapa urgennya peran mahasiswa untuk berperan serta mengisi sejumlah agenda reformasi yang masih belum terlaksana secara maksimal, seperti penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Menurut tokoh kelahiran Singaraja ini, masyarakat Indonesia patut bersyukur karena telah melewati masa transisi dengan sangat bijak dan dewasa, jika dibandingkan dengan apa yang menimpa negara-negara Arab saat ini.

“Namun demikian, reformasi di Indonesia bukan berarti telah berakhir, melainkan masih terus-menerus membutuhkan penyempurnaan dari segala aspek,” tambahnya. 

Menurutnya, ada dua tugas penting yang harus dimainkan secara baik oleh mahasiswa saat ini. Pertama, mahasiswa harus menjadi penjaga nilai di tengah banyaknya LSM dan ormas yang sudah tidak mampu menjaga independensinya. Kedua, mahasiswa harus bersikap selektif dalam mengadopsi segala hal yang akan diterapkan di negerinya.

Sedangkan pembicara kedua, Drs. Wajid Fauzi, MPM, mewanti-wanti mahasiswa Indonesia di luar negeri agar menyadari statusnya sebagai duta bangsa yang harus senantiasa menampilkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia di mata dunia.

“Kalianlah duta bangsa yang sesungguhnya !”, tegas lelaki asal Solo tersebut.

Ia juga menambahkan, organisasi mahasiswa seperti Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) memiliki peran strategis untuk mewujudkan hal tersebut.

Sedangkan sesi kedua dilanjutkan pada malam hari dengan menghadirkan Prof. Dr. Sayid Abdullah Muhammad Baharun sebagai pembicara. Tokoh karismatik yang saat ini menjabat sebagai rektor Universitas Al-Ahgaff tersebut menyampaikan tema berjudul “Moderatisme Syariat dan Toleransi Islam dalam Kegiatan Dakwah di Negara Majemuk ; Meninjau Negara Indonesia Sebagai Sampel”.

Acara pertama Simposium Nasional 2013 PPI Yaman berakhir pukul 22.30 KSA yang ditutup dengan pemberian cinderamata oleh Ketua Umum PPI Yaman, M. Khoiruz Zadit Taqwa, kepada para narasumber yang hadir.*/Tim Reportase SN 2013 PPIY

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mahasiswa Indonesia di YamanPPI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Masukkan Madrasah Ta’lim Quran dan Hadits sebagai Organisasi Teroris
Tulisan selanjutnya MIUMI Akan Gelar Konferensi Ulama se Asia Pasifik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?