Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Pesantren Kilat di Lapas Anak Tangerang

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 5 Agustus 2012 13:31
Bagikan
Lapas anak Tangerang haus akan sentuhan spiritual
Bagikan

Hidayatullah.com–Semerbak Ramadhan terus menghiasi bumi. Hal serupa juga dirasakan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) anak laki-laki Tangerang. Kegiatan Pesantren Ramadhan di Lapas ini terasa begitu hidup. Acara tersebut diadakan oleh gerakan peduli remaja yang dipayungi Yayasan Nur Aulia Ihsani dan didukung oleh Kelompok Media Hidayatullah (KMH) beserta komunitas Underground Tauhid.

Sabtu (04/08/2012), menjadi lebih lengkap dengan hadirnya Surya Fachrizal. Wartawan Hidayatullah yang pernah ditembak Zionis-Israek di kapal Mavi Malmara 2010 ini hadir memimpin rombongan tim Hidayatullah.

Usai shalat Ashar berjamaah, Tim Hidayatullah langsung memberi motivasi ketakwaan kepada peserta. Acara berlangsung dalam suasana keakraban antara peserta dan pembicara.

“Ingatlah bahwa di hadapan Allah, kemuliaan kita tidak terletak pada derajat dan amal. Di DPR sana banyak orang naik mobil mewah tapi banyak dari mereka korupsi, ujar Abdul Aziz Al Makassary yang mengisi tausyiah.

“Kalian jangan merasa kami lebih istimewa dari kalian. Bisa jadi dihadapan Allah kalian justru lebih mulia dari kami,” ujarnya lagi.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Aziz juga menambahkan dalam tausyiahnya agar adik-adik di Lapas jangan pesimis dengan rahmat dan ampunan Allah. Ia meminta agar Lapas ini dinikmati seperti sebuah pesantren. Khususnya, memanfaatkanlah waktu-waktu luang untuk memperdalam Al Qur’an.

“Tidak apa-apa kita dihina manusia, asalkan kita tidak hina di hadapan Allah,” jelasnya disambut gemuruh takbir peserta pesantren kilat tersebut.

Setelah pengantar sederhana tersebut, Surya Fachrizal mengajak ‘santri-santri’ menikmati sajian pemutaran film “Tears Of Gaza”. Anak-anak yang sebagian besar masih belum tahu apa itu Jalur Gaza seketika sontak tergugah.

“Sialan…kakak gue tuh!!!” teriak seorang anak marah ketika melihat cuplikan bagaimana tentara Ziois-Israel membantai anak-anak di Jalur Gaza.

“Astagfirullah…Astagfirullah…” komentar yang lain seolah tersentuh ikatan tauhid mereka.

Ternyata di balik cap ‘narapidana’ yang disematkan pada mereka, ruh akidahnya tak kalah tinggi layaknya anak-anak masjid kampus. Sebagaian besar tidak terima saudara mereka di Palestina diperlakukan seperti itu oleh Israel.

Surya yang juga  relawan dari Sahabat Al Aqsa (SA) ini menjelaskan, agar mereka tidak berkecil hati dan merasa rendah diri. Lelaki keturunan Medan ini memotivasi harapan, agar anak-anak Lapas ini tetap bersyukur kepada Allah.

“Kita semua di sini masih lebih enak hidupnya dibandingkan dengan saudara kita di Jalur Gaza,” jelas Surya yang membuat banyak anak-anak tersebut merenung.

Sabar dan Shalat

Selain memutaskan film, Surya Fachrizal juga memberi pesan-pesan ruhani. Kepada adik-adik di Lapas, ia  mengajak agar terus mengkaji Islam. Ia mengajak agar memperdalam ilmu agama tidak ketinggalan seperti layaknya kita memperdalam ilmu kontemporer. Ia juga mengingatkan agar sabar dan shalat dalam menghadapi setiap masalah, seperti yang dianjurkan al-Quran dalam Surat Al-Baqarah ayat 45.

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu,” demikian Surya mengutip terjemahan ayat tersebut.

Selanjutnya,  Surya  juga mengingatkan, kalau sudah tahu ilmu, sudah sabar dan shalat maka hiduplah lurus sesuai dengan aturan Al Qur’an dan As Sunnah. Jauhilah kehidupan yang sia-sia, katanya.

Ilmu yang dihayati dengan kesabaran, keikhlasan dan amalan kehidupan yang lurus Insya Allah akan hadirkan kekuatan amal sholeh. Amal sholeh yang sederhana dari efek tauhid adalah menjadikan diri kita bermanfaat bagi orang-orang sekitar kita, tambahnya.

“Inilah yang dimaksud dengan Islam yang mengakar. Seperti pohon yang tinggi, begitulah gambaran iman kita sebagai seorang Muslim. Meski diterpa angin sekencang apapun dia tidak akan tumbang. Karena iman Islamnya telah mengakar,” ujar Surya menutup rangkaian acara.

Sayang, para peserta mengaku kurang puas.

“Anak-anak masih belum puas, mereka masih pengen lagi ada acara seperti ini,” jelas Suci, kordinator acara dari Gerakan Peduli kepada hidayatullah.com.

Seperti diketahui, penghuni Lapas Tangerang ini kebanyakan anak-anak berusia belia. Mereka adalah anak-anak yang terlibat dalam kasus pembunuhan, perampokan, pemerkosaan hingga perkelahian pelajar. Umumnya,  umur mereka dibawah 19 tahun.

Semoga bulan Ramadhan ini berkah Allah turun di Lapas anak Tangerang. Semoga Allah menyentuh kalbu mereka, lalu menjadikan mereka pribadi-pribadi yang lebih baik.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Geram, Umat Islam Malang Grebek Pembuat Miras
Tulisan selanjutnya Persis: Cukup Sudah Derita Rohingya!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?