Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wartawan Freelance Suriah: Sedikit Uang, Lebih Banyak Bahaya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 6 Agustus 2012 13:41
Bagikan
Carrasco setuju bahwa wartawan freelance benar-benar rentan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kondisi perang di Suriah rupanya tidak menyurutkan keberanian para wartawan freelance ini dalam bertugas mencari berita maupun gambar.

Banyak wartawan freelance dari beberapa negara Eropa seperti Italia, Spanyol dan Amerika Latin berani mempertaruhkan nyawa mereka demi mendapatkan kondisi langsung keadaan Suriah meski rezim Suriah berusaha untuk menutupi atau mempersulit.
“Kami sedang melakukan pekerjaan yang mematikan – melaporkan perang”, tutur Mayte Carrasco, wartawan freelancer asal Spanyol, seperti yang dikutip alarabiya.net, Ahad (05/08/2012).

Ia adalah salah satu dari puluhan fotografer profesional, wartawan media massa dan wartawan televisi yang telah memilih untuk memasuki Suriah secara diam-diam.

Dengan kondisi perang tersebut, para jurnalis dipaksa untuk memasuki negara itu secara ilegal melalui utara Suriah, di mana wilayah tersebut sebagian besar dikuasai oleh pemberontak. Sedangkan untuk menjadi wartawan resmi telah membatasi kemampuan mereka untuk bekerja secara bebas.

“Para wartawan freelance harus ingat bahwa ia membayar dengan biaya sendiri. Dia tidak memiliki asuransi medis dan belum diakreditasi oleh korporasi ‘media besar’,“ kata Karen Maron, seorang wartawan asal Argentina yang sudah berpengalaman meliput konflik di Timur Tengah selama bertahun-tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Carrasco setuju bahwa wartawan freelance benar-benar rentan. Banyak dari mereka yang tidak memiliki pelindung tubuh atau helm atau bahkan sangat sedikit dari mereka yang dilengkapi dengan telepon satelit dan uang tunai.

“Saya tidak berpikir pekerjaan saya akan membuat saya kaya dan terkenal. Saya hanya ingin mencari nafkah dan melakukan jurnalisme yang baik,” yakin wartawan foto asal Italia, Giulio Piscitelli.

Ricardo Garcia Vialnova, wartawan video veteran asal Spanyol setuju bahwa tidak ada mereka yang bertujuan mencari uang, ketenaran atau pengakuan dari jenis pekerjaan ini. Tetapi ini berbicara tentang semangat mereka, bahkan jika mungkin berakhir dengan buruk.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya #IndonesiaTanpaJIL Hidupi Ramadhan dengan Gerakan Sosial
Tulisan selanjutnya OKI Panggil Tim Pencari Fakta ke Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?