Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wapres Minta Asing Hormati Hukum Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 September 2003 00:00 12:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2003 00:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Sebenarnya siapa yang teroris itu, siapa yang anti HAM itu?, jawabnya AS. Karena mereka menyerang Iraq, bahkan dia itu raja teroris yang melakukan perang,” kata Wapres dalam pidato lisan pada acara silaturahmi dengan pimpinan pondok pesantren se-Jawa di Brebes Jateng Rabu (3/9). Selain di Iraq, AS juga mendukung Israel untuk mencaplok wilayah Palestina. Wapres menyatakan Indonesia disebut-sebut sebagai sarang teroris dan merupakan jaringan dari Jamaah Islamiyah. “Seolah-olah Indonesia itu sarang teroris dan jaringan Jamaah Islamiyah, kita dituduh membantu jaringan teroris itu. Tapi kenyataan yang ada dari dulu kita dipojokkan. Yang dicurigai umat Islam,” katanya. Wapres menegaskan, teroris tidak ada sangkut pautnya dengan umat Islam, karena yang ada adalah oknum-oknum yang akhlak dan moralnya rendah melakukan peledakkan bom Bali atau bom hotel JW Marriott. “Kenapa itu terjadi, karena kita tidak mampu memberi kesejahteraan pada rakyat, memperbaiki kehidupan ekonomi dan kesejahteraan, itu yang memberatkan. Saya bahkan selalu dianggap pelindung teroris,” katanya. Ketika wartawan mengkonfirmasi lebih lanjut pernyataannya AS adalah raja teroris, Wapres menyatakan AS memang melakukan teror hingga tingkat internasional. AS, katanya, seharusnya konsisten sebagai penegak HAM dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran. Jangan Campuri Hamzah Haz meminta pihak asing tidak melakukan intervensi terhadap vonis hukuman empat tahun yang telah dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap pemimpin Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) KH Abu Bakar Ba’asyir. “Negara lain kita minta tidak melakukan intervensi, apalagi memberikan statement-statement, mereka harus menghormati hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Wapres, ketika ditanya wartawan tentang kekecewaan Menlu Australia Alexander Downer. Downer sebelumnya menyampaikan kekecewaan atas vonis empat tahun terhadap Ba’asyir yang dinilainya sangat ringan dan tidak menunjukkan keseriusan Pemerintah Indonesia dalam mengatasi terorisme. Wapres yang ditemui seusai menghadiri silaturahmi dengan pimpinan pondok pesantren se- Jawa bagian tengah menegaskan, dirinya atau pihak- pihak yang tidak berkompeten saja sebenarnya tidak boleh memberikan komentar atas vonis tersebut. “Mari hormati apapun yang sudah diputuskan pengadilan,” katanya. Sementara terhadap Ba’asyir, menurut Wapres masih bisa mengupayakan hukum lain yakni melakukan banding pada pengadilan tinggi hingga kasasi di tingkat Mahkamah Agung. “Kita minta pada pihak-pihak luar negeri jangan coba-coba untuk ikut campur tangan memberikan intervensi terhadap hak-hak kedaulatan negara kita, itu berlebihan,” katanya. (wpd)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Terbukti Pelaku Teror, Baasyir Tetap Dihukum 4 Tahun
Tulisan selanjutnya Australia Kecewa Putusan Hakim Soal Baasyir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?