Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahmoud Sarsak Tolak Undangan El Clasico karena Shalit

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 29 September 2012 21:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pesepakbola Palestina yang belum lama dibebaskan dari tahanan Zionis Israel, Mahmoud Sarsak, telah mengkonfirmasi bahwa dirinya mendapat undangan untuk menghadiri laga El Clasico pada 7 Oktober mendatang, di tengah kontroversi kehadiran prajurit Israel Gilat Shalit di pertandingan yang sama.

“Belum lama tadi saya berbicara di telepon dengan duta besar Palestina [di Spanyol] dan ketua Federasi Sepakbola Palestina Jibril Rajoub, mereka menginformasikan mengenai undangan resmi ini,” kata Sarsak kepada stasiun televisi satelit Al Katib, Jumat (28/9/2012), seperti dikutip jurnalis aktivis Palestina Ali Abunimah dalam laporannya di situs Electronic Intifada.

Saat ditanya apakah ia akan memenuhi undangan itu, Sarsak mengatakan bahwa undangan tersebut merupakan penghargaan besar dan kemenangan untuk para tahanan Palestina, dan pada saat yang sama harus ada atlet yang pergi ke luar untuk menyuarakan tentang penderitaan bangsa Palestina. Namun, karena dalam acara itu akan hadir pula Gilad Shalit, maka ia akan menolak undangan tersebut.

Sarsak mengatakan bahwa Shalit, sebagai prajurit penjajah, ikut berpartisipasi dalam tindak kekerasan dan penghancuran atas rakyat Palestina di Gaza. “Slogan dia adalah senjata, sementara punya saya adalah sepakbola, yang mana pesannya adalah cinta dan perdamaian. Karena alasan ini saya akan menolak,” kata Sarsak.

Terkait kehadiran Gilad Shalit dalam laga bergengsi El derbi Español antara FC Barcelona dengan Real Madrid itu, Sarsak mengatakan bahwa sepengetahuannya FC Barcelona bukan sebagai pihak yang mengundang Shalit, melainkan bahwa klub sepakbola itu hanya menerima permintaan dari Shalit untuk bisa menonton pertandingan mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Media Spanyol yang mengutip sumber-sumber dari klub melaporkan, seorang mantan menteri Israel meminta klub sepakbola Spanyol itu untuk mengundang Shalit.

“Saya tahu undangan itu diberikan setelah FC Barcelona mendapatkan tekanan keras, sehingga dia bisa melepaskan dilemanya. Tetapi rakyat Palestina tidak, dan tidak akan menjadi alat bagi orang lain untuk keluar dari dilema mereka,” tegas Sarsak.

Menurut Sarsak, menghadiri undangan itu sementara ada Gilad Shalit di sana “dapat menimbulkan kesan negatif bagi kepentingan Palestina.” Terlebih karena media-media Zionis melihat kehadiran dirinya di tempat yang sama dengan prajurit Zionis itu untuk memenuhi undangan normalisasi.

“Coba kita lihat khususnya di paragraf keempat dari undangan itu, yaitu seruan untuk ‘perdamaian dan harmoni’, yang mana jelas mengindikasikan kebijakan normalisasi,” kata Sarsak.

“Saya gembira mendapatkan undangan dari klub besar seperti Barcelona,” tegas Sarsak, “tetapi tidak di pertandingan yang sama, meskipun di pertandingan yang sama itu saya tidak akan bertemu dengannya [Shalit]. Karena ini merupakan undangan normalisasi.”.

Mahmoud Sarsak mendekam dalam penjara Zionis Israel selama tiga tahun tanpa dakwaan dan tanpa persidangan. Sarsak melakukan mogok makan selama tiga bulan hingga nyaris meninggal dunia, sebelum akhirnya Zionis mengeluarkannya dari tahanan pada Juni lalu.

Dalam pengumuman FC Barcelona yang dimuat dalam situs fcbarcelona.com (27/9/2012) berjudul ‘FC Barcelona, for peace and harmony in the Middle East’, pada paragraf keempat disebutkan, “FC Barcelona senantiasa ingin mempromosikan perdamaian dan harmoni di Timur Tengah.”

Sementara di paragraf awal FC Barcelona menegaskan bahwa pihaknya tidak mengundang Shalit, melainkan hanya memenuhi permintaan Shalit yang ingin melihat pertandingan di Camp Nou selama ia berkunjung ke kota Barcelona. Dan karena itu klub ternama Spanyol itu mengundang delegasi Palestina pada acara yang sama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Barcelonaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putin: Barat Biang Kerok Kekacauan Dunia
Tulisan selanjutnya KISPA Desak Pemerintah Identifikasi Semua Produk Israel di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

Iptekes
3 Juli 2026 20:54
MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza

Terbaru

  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?