Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Taliban Olok-Olok Perang Amerika di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Oktober 2012 14:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perang terlama yang dilakoni Amerika Serikat di Afghanistan memasuki tahun ke-12 hari Ahad kemarin (7/10/2012), kesempatan itu dipergunakan Taliban untuk mengolok-olok negara adidaya tersebut dengan mengatakan bahwa pasukan AS dan sekutunya NATO “melarikan diri dari Afghanistan” dalam keadaan “malu dan terhina.”

Pada 7 Oktober 2001 pasukan Amerika Serikat menyerbu Afghanistan untuk menggulingkan pemerintahan Taliban yang dituding melindungi Usamah bin Ladin dan Al Qaidah, kelompok yang dijadikan Washington sebagai kambing hitam peristiwa serangan 11 September 2001 atas kompleks gedung WTC di New York.

Taliban yang tergusur akhirnya melawan dengan perjuangan senjata, sementara pasukan Amerika Serikat yang mendapat dukungan dari NATO dan sekutu lainnya dari total 50 negara mengirimkan tidak kurang dari 130.000 pasukan untuk memburu Taliban dan menyokong pemerintahan boneka Presiden Hamid Karzai.

Pasukan asing itu kini mulai menarik diri dari medan pertempuran. Menurut jadwal yang dibuat Washington dan NATO, penarikan pasukan akan selesai sebelum akhir 2014. Amerika Serikat akan menyisakan sejumlah personel militernya dalam kerangka perjanjian kerjasama keamanan dengan pemerintah Hamid Karzai.

“Dengan pertolongan Allah, para pejuang Afghianstan yang pemberani di bawah kepemimpinan jihad Emirat Islam mengalahkan kekuatan militer dan segudang strategi Amerika dan sekutu NATO,” kata Taliban dalam pernyataannya Ahad (7/10/2012) yang dikutip Saudi Gazette.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dan sekarang setelah sebelas tahun melakukan teror, tirani, kejahatan dan kebiadaban tanpa henti, mereka melarikan diri dari Afghanistan dengan perasaan malu dan terhina dan mereka berusaha keras mencari alasan,” kata Taliban.

Sebanyak 3.199 tentara NATO tercatat meninggal dunia, lebih dari 2.000 orang di antaranya merupakan tentara Amerika Serikat. Sebagian besar kematian pasukan asing itu terjadi dalam 5 tahun terakhir di saat serangan Taliban terus meningkat. Demikian menurut data iCasualties.org.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAmerikaold migratetewas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saatnya Berjihad dengan Kata!
Tulisan selanjutnya Vitamin D Tidak Mencegah Flu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?