Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Cak Nun: “Saya Tidak Mempertanggungjawabkan Apa-apa”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2012 05:58
Bagikan
“Saya tidak berpendapat dan berfatwa,” ujar Cak Nun
Bagikan

Hidayatullah.com–Dialog publik bertema “Aliran-Aliran dalam Islam, Haruskah Syiah Ditolak” di IAIN Surabaya pada Senin (22/10/2012) ikut menampilkan budayawan Emha Ainun Nadjib atau kerap dipanggil Cak Nun menjadi salah satu pemateri.

Di awal berbicara, Cak Nun menyatakan perbedaan Sunnah-Syiah itu layaknya perbedaan NU-Muhammadiyah, namun di sesi tanya jawab ia mengaku tidak berpendapat apa-apa.Dia juga mengatakan dirinya bukan MUI dan kurang paham dalil dan hadits.

Saat acara sesi tanya-jawab, salah seorang peserta sempat bertanya kepada pria yang dikenal produktif menulis ini tentang perbedaan antara ikhtilaf dan iftiraq, antara perbedaan ijtihadiyah dan akidah. Menurutnya, pertentangan Sunnah-Syiah bukan persoalan ideologis.

“Saya tidak berpendapat apa-apa. Saya juga tidak paham khilafiyah. Hadits yang penanya maksud, saya baru dengar dari sampeyan”, jawab Cak Nun sambil nunjuk-nujuk jari kepada penanya.

Cak Nun mengaku, kapasitasnya tidak berfatwa dan tidak mempertanggungjawabkan apapun.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Fatwa dan tanggung jawab itu kapasitas pemerintah dan ulama, bukan saya,” ujarnya.

Budayawan asal Jombang itu pun tidak menjawab pertanyaan penanya secara subtansial. Ia hanya menyatakan, “Saya tidak mempertanggung-jawabkan apa-apa, saya diundang diskusi di sini agar anak-anak mahasiswa semangat,” ujarnya.

Padahal sebelumnya, retorikanya diarahkan bahwa perbedaan Sunnah-Syiah dianalogikan dengan perbedaan NU-Muhamadiyah. Beberapa peserta menilai, pernyataan yang dikeluarkannya membingungkan.

Salah seorang penanya dari panitia bahkan sampai meminta kepada pembicara untuk menyatakan kejelasan kepada para pembicara. Ia ingin tahu, apakah Syiah itu ditolak apa diterima. Dan sekali lagi, Cak Nun hanya menanggapi, “Saya tidak berpendapat dan berfatwa!”.

Anggota Syuriah PWNU Jawa Timur Habib Ahmad bin Zein yang hadir pada acara dialog tersebut sempat berkomentar bahwa pernyataan Cak Nun itu sudah berbau Syiah.

“Dia justru lebih berbahaya dari pada Syi’i,” ungkapnya kesal di luar gedung usai acara.*/Kholili Hasib

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratesyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Protes Anggota Syuriah PWNU Ikut Akhiri Dialog tentang Syiah
Tulisan selanjutnya Dialog Publik Syiah di IAIN Surabaya Batal Dihadiri Wakil Menag

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?