Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jimmy Carter: AS tak Punya Pengaruh atas Israel, Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Oktober 2012 05:33
Bagikan
Carter saat di Palestina/nyt
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan presiden Amerika Serikat Jimmy Carter pada Senin menyatakan Washington tak memiliki pengaruh atas Israel dan Palestina untuk mengatasi sengketa beberapa dasawarsa mereka, dan kegoyahannya jatuh ke tingkat terendah dalam 45 tahun.

Saat berbicara pada lawatan di Yerusalem timur dengan kelompok mantan pemimpin dunia, yang dikenal dengan “Para Tetua”, Carter menyatakan tidak yakin Amerika Serikat bisa memulihkan pengaruhnya, dan menyarankan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melepaskan penyelesaian dua negara.

“Perubahan besar akhir-akhir ini adalah penarikan pengaruh Amerika Serikat di mandala Israel-Palestina,” kata Carter, memperkirakan pertama kali sejak Perang Enam Hari 1967 Washington tidak memainkan peran utama dalam mencoba menyelesaikan kemelut itu.

“Ini pertama kali kita melihat sejak 1967 bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak memainkan peran utama,” katanya.

“Amerika Serikat sekarang tidak memiliki pengaruh di kedua pihak dan pada kenyataannya menarik tekad kami menjadi perunding utama di antara kedua pihak,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika Amerika Serikat mundur, Israel tentu mendapat kebebasan mutlak untuk melakukan yang diinginkannya,” katanya, dengan menggambarkannya sebagai kekecewaan sangat parah.

“Kebijakan pemerintah Amerika Serikat dalam dua atau tiga tahun belakangan menjadi penarikan paling cepat dari segala bentuk silang pendapat, yang mungkin tidak menyenangkan,” katanya.

Washington pernah menjadi hambatan utama untuk pemukiman, tapi sekarang “tidur”, kata Carter, yang menjadi presiden ke-39 Amerika Serikat pada 1977-81.

Tokoh 88 tahun itu menyatakan berharap pemilihan presiden mendatang membantu menghidupkan kembali pengaruh Amerika Serikat di kawasan itu, tapi mengakui tidak yakin.

Mantan Presiden Irlandia Mary Robinson, juga anggota Para Tetua dan bersama kelompok itu pada kunjungan tarakhirnya tepat setahun lalu, menyatakan kemungkinan penyelesaian dua negara bagi kemelut tersebut tampak menghilang.

“Yang kami ingin lakukan sebagai Tetua adalah menarik perhatian pada kenyataan bahwa ada jenis berbahaya merusak kemungkinan penyelesaian dua negara,” katanya, demikian AFP.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelJimmy Carterold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siang Ini, Jamaah Haji Indonesia Bergerak ke Arafah
Tulisan selanjutnya Tangani Pornografi dan Pornoaksi, LSF dan KPI Tandatangani MoU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?