Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama Menghancurkan Bisnis, Kata Pengusaha AS

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2012 10:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyak orang di dunia muak dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama karena kebijakan perang yang diwarisi dari George W. Bush. Dan ternyata di kalangan pengusaha ada pula yang tidak menyukai kebijakan preside kulit hitam pertama AS itu, salah satunya orang terkaya dunia James Goodnight.

Presiden Barack Obama berusaha untuk “menghancurkan” pengusaha selama masa 4 tahun jabatannya sejak dia menjabat, kata Dr James Goodnight salah satu orang paling kaya di Amerika Serikat kepada Arabian Business saat menghadiri konferensi di Dubai.

James Goodnight, pendiri dan CEO perusahaan software raksasa SAS Institute diletakkan dalam peringkat ke-25 orang terkaya sejagad oleh majalah Forbes dengan nilai aset USD7,3 milyar.

Saat diwawancarai pada hari Senin (22/10/2012) dan ditanya tentang apa yang telah dilakukan Obama untuk para pengusaha dan industri sejak pemilihannya di tahun 2008, Goodnight menjawab, “Dia berusaha untuk menghancurkannya, pada dasarnya begitu situasinya.”

“Kami melihat banyak dan lebih banyak lagi regulasi, seakan seperti seluruh Washington keluar untuk membuat regulasi yang menentang dunia usaha,” imbuh Goodnight, pengusaha yang pada tahun 1973 mendirikan SAS, perusahaan penjual data analisa statistik yang membantu perusahaan keuangan menghitung resiko kredit dan penipuan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Goodnight juga mengkritik kebjakan energi Obama. Sejak awal jabatannya tahun 2009, Obama menaikkan regulasi atas produsen batubara demi rencana 10 tahun membangun teknologi energi batubara yang lebih bersih dan hemat.

“Meskipun kami mengimpor energi dalam jumlah sangat banyak, kami memiliki batubara di negara kami yang melebihi negara lain di dunia. Tetapi tujuan pemerintahan Obama adalah memastikan agar kami tidak lagi membakarnya (batubara) dengan alasan akan mengotori atmosfer,” kata Goodnight.

“Bahkan ide untuk membangun jalur pipa yang akan mengangkut minyak Kanada ke pengilangan kami, dihentikannya,” imbuh Goodnight.

Orang kaya itu mengaku tidak akan mendukung Barack Obama dalam pemilihan umum presiden mendatang.

Sejak Obama mewarisi jabatan presiden dari George W Bush di tahun 2009, angka pengangguran di Amerika Serikat turun dari 8,2 persen menajdi belakangan ini 7,8 persen. Dalam kuartal terakhir pertumbuhan GDP Amerika Serikat adalah 1,3 persen.

Goodnight berpendapat, Obama tidak berpengalaman dalam menangani sektor komersial, sehingga membuat presiden itu kurang mendapat simpati di lingkungan pengusaha.

“Menurut saya masalahnya adalah dia sendiri tidak pernah terjun di dunia usaha, pekerjaan utamanya selama ini adalah sebagai pekerja sosial,” kata Goodnight.

“Pekerjaan sosial berarti membagi-bagikan uang dan membantu orang, dan itu yang dia coba lakukan saat menjadi presiden. Tetapi dia tidak sadar bahwa hal itu secara menyeluruh membekukan komunitas bisnis Amerika,” tegas Goodnight.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bisnisObamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurangi Konsumsi Nasi untuk Ketahanan Pangan
Tulisan selanjutnya Konsumsi Beras Indonesia Dinilai Masih Tertinggi di Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?