Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Awad-awadan dan Kabsyah, Tradisi Idul Adha di Yaman

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 28 Oktober 2012 15:00
Bagikan
Mahasisiwa Indonesia rayakan Idul Adha di Sana'ah, Yaman
Bagikan

Hidayatullah.com–Ada yang unik saat merayakan hari raya qurban di Tarim, Hadramaut, Yaman. Idul Adha di tempat ini justru lebih ramai daripada Idul Fitri, ini sangat berbeda halnya dengan Indonesia yang justru perayaan Idul Fitri nya yang lebih ramai dan meriah.  Demikian cerita Zainal Fanani, salah satu mahasiswa Al-Ahgaff University, Hadramaut, Yaman.

“Di sini Idul Adha lebih ramai dibanding Idul Fitri. berbeda dengan di indo, Idul Fitri lebih ramai ketimbang Idul Adha. Jadi boleh di kata, Idul Adha nya masyarakat sini sama dengan Idul Fitri nya orang Indonesia dalam hal kemeriahan,” cerita Zainal Fanani kepada hidayatullah.com, Sabtu (27/10/2012) melalui email.

Di Yaman, kata mahasiswa tingkat empat ini, ada tradisi seperti saat puasa yaitu menghidupkan malam-malam hari raya atau yang dinamakan dengan tradisi Ihyaul Layali.
“Ada tradisi ihyaul layali (menghidupkan malam-malam) hari raya Idul Adha atau Fitri. ini mungkin yang tidak ada di Indonesia. Biasanya dengan membaca Al-Qur’an,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, di Yaman juga ada tradisi open house yang tidak hanya ada pada saat Idul Fitri saja melainkan Idul Adha. Tradisi tersebut sering disebut oleh orang Yaman dengan awad-awadan.

“Open house (awad-awadan) biasanya dengan berkunjung ke rumah para masyayikh (ulama) dan habaib. Kemudian mendengarkan nasihat-nasihat yang di sampaikan para masyayikh dan habaib tersebut,” tutur Ketua Departemen Pendidikan dan Dakwah DPW Hadramaut PPI Yaman ini.

Para mahasiswa, ungkap Zainal, saat Idul Adha biasanya juga membentuk reuni kedaerahan antar pelajar dari berbagai lembaga. Misalnya Ribat Tarim, Universitas Hadramaut, dan Darul Mustafa karena pada saat hari-hari biasa mereka disibukkan dengan aktivitas belajar masing-masing.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika kumpul-kumpul itu biasanya membicarakan seputar membicarakan seputar program kerja yang diadakan oleh masing-masing organisasi kedaerahan tersebut, di antara oganisasi tesebut: FOSMAYA (Madura), OPISI (Sumatra), Sultan (Sulawesi-Kalimantan), KPJJ (Jawa Tengah), Gama Jatim (Jawa Timur)”, ungkap mahasiswa Fakultas Syariah ini.

Yang tidak kalah menarik, tradisi Idul Adha kurang lengkap tanpa kabsyah menjadi menu makanan khas di Yaman.

Meski keadaan Yaman sendiri masih dalam keterbatasan namun Zainal bersyukur Yaman sekarang sudah relative aman karena konflik di sudah mulai mereda.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPI Wilayah Hadramaut Gelar Diskusi Toleransi Beragama
Tulisan selanjutnya Sepinya Berhari Raya Qurban di Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?