Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Etnis Minoritas Adukan Rezim Iran ke PBB

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2012 10:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok etnis minoritas di Iran mengadu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai penindasan yang dilakukan rezim Teheran atas warga non-Persia, khususnya mereka yang berlatarbelakang Arab, Kurdi dan Baloch (Baluch).

Dalam sebuah konferensi yang digelar oleh United Nations Human Rights Council di Jenewa, Swiss, pekan ini, perwakilan dari kelompok-kelompok etnis minoritas di Iran mengatakan bahwa rezim Iran menindas orang-orang non-Persia dan melucuti hak-hak warga negara mereka yang sudah dijamin dalam konstitusi pascarevolusi Iran.

Pemerintah Iran, imbuh mereka, menggunakan isu keamanan negara sebagai alasan untuk melakukan tindakan diskriminatif terhadap orang-orang dari berbagai suku minoritas.

Konferensi itu diikuti oleh perwakilan minoritas di Iran seperti Arab, Kurdi, Baloch, Turkmenistan dan Azeri (Azerbaijan), lapor situs PBB yang dikutip Al Arabiya (29/11/2012).

Konferensi hari Rabu (28/11/2012) itu dibuka dengan pidato Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, yang menyeru agar diskrimnasi terhadap kelompok minoritas di seluruh dunia diakhiri. Ban menegaskan bahwa dirinya bertekad untuk menyudahi praktek diskriminasi atas etnis minoritas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perwakilan warga Arab dari wilayah kaya minyak Provinsi Khuzestan, yang juga dikenal sebagai Arabstan, mengatakan bahwa rezim Iran melancarkan kampanye “pembersihan etnis” atas orang keturunan Arab di Iran yang dikenal sebagai orang Ahwazi.

Orang-orang etnis Arab diusir dari tempat tinggalnya oleh rezim Teheran guna mengubah komposisi demografi di wilayah yang terletak di utara pantai Teluk Arab tersebut.

“Pihak penguasa juga menendang Ahwazi dari rumah-rumah mereka untuk kemudian diganti dengan orang-orang Persia,” kata Karim Obeidan, pimpinan delegasi Ahwazi, kepada Al Arabiya lewat sambungan telepon. “Ini merupakan pelanggaran terang-terangan atas hukum internasional,” tegasnya.

“Kebijakan rezim Iran tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga konstitusi Iran, yang contohnya, membolehkan minoritas mengajarkan bahasa asli mereka.”

Obeidan menjelaskan, meskipun Khuzestan adalah tempat di mana 90% sumber minyak Iran berada, namun orang-orang Ahwazi dilucuti hak-haknya oleh rezim Iran.

“Ahwazi tidak mendapatkan hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial dan budaya mereka,” kata Obeidan. “Rezim Iran berupaya sekeras mungkin untuk melenyapkan identitas Ahwazi,” imbuhnya.

Amir Al Saadi dari Center for Ahwazi Studies menjelaskan kepada Al Arabiya lewat wawancara telepon, “Banyak Ahwazi di Khuzestan yang mengidap penyakit karena air yang tercemar. Dan rezim Iran tidak memberikan mereka pelayanan medis yang dibutuhkan.”

Rezim Iran juga menolak rencana kunjungan pelapor PBB Ahmad Shahid guna menyelidiki kondisi minoritas Iran. “Mereka takut pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan rezim atas Ahwazi terbongkar,” kata Saadi.

Pimpinan Zagros Center yang mewakili suku Kurdi di Iran dalam konferensi itu mengatakan bahwa rezim Teheran tidak memberikan hak-hak dasar suku minoritas. “Orang-orang Kurdi dianiaya di Iran dan saya menyeru PBB agar mengirimkan delegasi, guna menyelidiki pelanggaran yang dilakukan atas orang Kurdi di Iran.”

Munira Seleimani, wakil dari suku Baloch mengatakan bahwa rezim Iran melakukan diskriminasi terhadap sukunya.

“Warga Baloch di Iran mengalami diskriminasi rasial dan agama,” katanya. “Mereka juga dilucuti hak-hak kebebasan bercicara dan berekspresinya,” imbuh Suleimani.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diskriminasiiranold migratePBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Peran Indonesia dalam Keberhasilan Palestina di PBB
Tulisan selanjutnya Yaman: $25 Ribu untuk Informasi Pembunuh Diplomat Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?