Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Abul Futuh: Dekrit Mursy Dianulir, Oposisi Sukses

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Desember 2012 16:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pimpinan Partai Mashr Al Qawiyah Abdul Mun’im Abul Futuh mengatakan dirinya sangat puas dengan dianuirnya dekrit presiden yang kontroversial yang di nilainya menganiaya negeri Mesir.

Kepada televisi Al Arabiya (10/12/2012) dalam acara “Special Misson” Abul Futuh yang merupakan mantan anggota Al Ikhwan mengatakan, keputusan Presiden Mursy untuk menarik dekrit yang telah dikeluarkannya merupakan “kesuksesan bagi oposisi” meskipun “sebagian besar tuntutan mereka tidak dipenuhi.”

Di antara tuntutan oposisi, kata Futuh, adalah dibatalkannya draft konstitusi yang akan dimintai referendum tanggal 15 Desember 2012 besok.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Mursy hari Sabtu kemarin mengumumkan pembatalan dekrit yang diumumkannya pada 22 Nopember lalu. (Baca berita sebelumnya: Mursy anulir dekrit, oposisi bilang tidak cukup).

Abul Futuh mengatakan, pembicaraan hari Sabtu yang dilakukan Mursy adalah “antara Mursy dengan dirinya sendiri,” sebab pembicaraan itu tidak mengundang kelompok oposisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Partai Islam moderat yang dipimpin Abul Futuh tidak tergabung dalam kelompok Front Keselamatan Nasional. Alasan mengapa partainya tidak ikut di dalam front itu, kata Abul Futuh, adalah karena kelompok tersebut “diisi oleh sisa-sisa rezim terdahulu,” para pendukung Husni Mubarak.

“Kami tidak dapat menerima hal ini dan kami menganggapnya sebagai suatu penghinaan,” katanya menjelaskan.

Abul Futuh menolak apapun peran militer dalam krisis politik yang terjadi di Mesir. Dan dia mengkritik pernyataan militer yang mendesak partai-partai politik untuk mengakhiri pertikaian mereka lewat dialog.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mesirmursyold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurikulum Kehidupan
Tulisan selanjutnya Pemerintah Beri Sanksi 16 Penyelenggara Haji Khusus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?