Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Syeikh Al Qarni: Mengemis agar Zionis Menerima Perdamaian “Sikap Memalukan”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Januari 2013 05:11
Bagikan
mengemis kepada entitas Zionis untuk menerima proses perdamaian adalah “sikap memalukan"
Bagikan

Hidayatullah.com–Dai terkenal asal Arab Saudi Syeikh Aid al Qarni menegaskan, Mesir telah melaksanakan “kewajiban suci” terhadap Jalur Gaza, dalam mendukung warganya, membebaskan blokade dan menghadapi Zionis dengan segala cara diplomatik, politik dan bantuan.

Syeikh Qarni juga mengatakan, fokus peran Mesir di Jalur Gaza tidak membatalkan dukungan Arab dan kaum Muslimin.

“Namun Mesir memiliki kewajiban lebih besar karena situasi keamanan bersama,” ujarnya dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) seraya memuji peran yang dipersembahkan Mesir dengan membuka gerbang Rafah dan membebaskan blokade di saat agresi Zionis terakhir ke Jalur Gaza.

Ia menyatakan, apa yang dilakukan Mesir terhadap Jalur Gaza mencerminkan sejauh mana perubahan yang terjadi selama revolusi, dibandingkan dengan perang ke Gaza akhir 2008 lalu, di mana blokade diperketat terhadap Jalur Gaza di masa rezim Mubarak. Dia menegaskan pentingnya Mesir di masa pendatang dalam melindungi isu Palestina dalam tiga hal. Yaitu pembebasan blokade secara penuh terhadap Jalur Gaza, penyelesaian rekonsiliasi Palestina dan melanjutkan proses rekonstruksi Gaza.

Pria yang dikenal dengan bukunya “La Tahzan” ini juga menegaskan pentingnya membidik kesempatan dan suasana yang kondusif antara gerakan Fatah dan Hamas untuk mengatasi kebuntutan antar keduanya yang disponsori Mesir.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Menurutnya,  suasana pasca perang terakhir kondusif untuk membuang perselisihan. Rakyat Palestina secara keseluruhan memiliki keinginan hakiki untuk mengakhirinya. Karena itu para pimpinan Palestina harus berpaling ke masalah ini. Baginya,  yang akan mengambil keuntungan dari perselisihan antar Palestina adalah Yahudi yang membunuh rakyat Palestina dan menghancurkan rumah-rumah mereka.

Karenanya ia meminta agar rakyat Palestina berkomitmen dengan perjuangan menghadapi Zionis. Dia menegaskan bahwa agresi terakhir ke Jalur Gaza tidak lain adalah sebuah sesi dalam perang dengan Zionis.

Ia juga  menyerukan kepada seluruh pemimpin Arab dan kaum Muslimin menyatukan sikap mereka, teguh mendukung isu Palestina yang mendukung rakyat Palestina yang berjuang, menjaga kota suci al Quds dan Masjid al-Aqsha dari penodaan yang terjadi.

Dia menilai mengejar proses perdamaian dan mengemis kepada entitas Zionis untuk menerima proses perdamaian adalah “sikap yang memalukan.”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaMesirold migratepalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas Gereja Ambon yang kini Jadi Rumah Tahfidz
Tulisan selanjutnya Detektif Kontraterorisme Inggris Coba Jual Info ke NoW

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?