Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelihara Jenggot, Pelajar Muslim Inggris Dilarang Sekolah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2013 08:57 8:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Oktober 2013 08:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua pelajar Muslim dilarang masuk sekolah karena mereka menolak untuk mencukur jenggotnya.

Kedua pelajar berusia 14 tahun itu ditempatkan di ruang isolasi sejak awal tahun ajaran baru di Mount Carmel Roman Catholic High School di Accrington, Lancashire.

Pembicaraan mengenai masalah itu sudah dilakukan antara pihak keluarga dengan sekolah. Pengelola sekolah hanya membolehkan keduanya kembali mengikuti pelajaran jika mereka bersedia mencukur bersih jenggotnya.

Xavier Bowers, kepala sekolah itu, mengatakan bahwa masalahnya bukanlah agama, melainkan aturan berpakaian.

Dalam pernyataannya yang dirilis hari Rabu (9/10/2013) dia mengatakan, “Di Mount Carmel RC High School, kami berkeyakinan pentingnya untuk menjelaskan apa yang kami harapkan dari para murid dalam seluruh aspek kehidupan sekolah, termasuk masalah penampilan dan seragam.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika perselisihan muncul, kami berupaya untuk mengatasinya dengan cara yang baik dan sikap pengertian, serta sedapat mungkin memuaskan semua pihak,” kata pihak sekolah dikutip The Telegraph.

“Murid dan orangtuanya diberitahu mengenai peraturan penampilan dan seragam sebelum mereka mulai masuk sekolah, diberitahu bahwa itu diterapkan kepada semua orang dan secara berkala diingatkan kembali mengenai hal tersebut.’

Pekan lalu kepada Lancashire Telegraph Bowers mengaku keputusan untuk menempatkan kedua anak itu dalam ruang isolasi tidak diambil begitu saja.

Dia mengaku telah menghabiskan banyak waktu untuk melakukan riset soal jenggot dan berbicara dengan para tokoh Muslim.

“Tidak ada yang tertulis secara spesifik dalam Qur`an tentang memelihara jenggot. Itu merupakan keputusan yang dibuat kedua anak tersebut,” kata Bowers.

“Bagaimanapun inklusifnya kami, kami memiliki standar yang harus dipertahankan,” imbuhnya

Salah seorang kerabat kedua anak itu menyebut keputusan sekolah itu diskriminatif.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Naikkan Harga BBM, Presiden Sudan Terus Didemo Agar Turun
Tulisan selanjutnya Patuhi Ajaran Agama, Pemain Inter Ishak Belfodil Tolak Bikin Tato

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?