Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Idul Adha, Pro-Mursy dan Pro-Sisi Bentrok Domba dan Keledai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Oktober 2013 06:38 6:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Oktober 2013 06:38
Bagikan
Pro-Mursy mengacungkan simbol kemenangan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Bukannya melafalkan takbir sebanyak-banyaknya, Muslim Mesir yang melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid Istiqama di Giza hari Selasa (15/10/2013) justru berlomba saling meneriakkan dukungan kepada mantan presiden Mursy dan Menteri Pertahanan Jenderal Abdul Fattah al-Sisi.

Perseteruan itu dimulai ketika seorang pendukung Mursy mengacungkan tangan dan jarinya dengan simbol pro-Mursy ke arah para jurnalis foto, yang sedang meliput shalat Idul Adha itu dari atas jalan layang.

Simbol Rabaa berupa empat jari tangan teracung atau posternya yang berlatar warna kuning menjadi simbol bagi para pendukung Mursy, setelah pada bulan Agustus lalu aparat membubarkan mereka dari Lapangan Rabaa al-Adawiya.

Dimulai oleh tindakan satu orang pro-Mursy itu, teman-temannya yang lain kemudian mengikuti gerakannya seraya meneriakkan yel-yel anti-tentara dan mendukung Rabaa sambil menghadap kamera para jurnalis.

“Abdul Fattah [al-Sisi] adalah penjagal,” teriak mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sedangkan kelompok pro-Sisi yang berkumpul di balik besi pembatas yang mengelilingi masjid membalasnya dengan teriakan, “Kami mencintaimu Sisi.”

Seorang perempuan bernama Asmaa Abdulaziz yang bekerja sebagai pegawai negeri dan pro-Mursy mengatakan, “Ketika sesuatu dicuri darimu, maka kamu harus mendapatkannya kembali dengan cara damai,” katanya kepada Ahram Online.

Sementara Ramy, seorang pemuda yang berdiri di antara kedua kelompok yang berseteru itu mengaku khawatir bentrokan itu akan mengarah kepada kekerasan.

“Setiap orang punya hak menyatakan pendapat. Saya hanya berharap ini tetap bisa berlangsung damai,” katanya.

Meskipun aksi saling umpat sudah mulai mengibaratkan masing-masing tokoh sebagai hewan, Mursy dibilang seperti domba dan Al-Sisi dibilang seperti keledai, bentrokan itu perlahan mereda.

Dalam khutbah Idul Adha imam masjid menyampaikan kepada para jamaah agar menghindari isu-isu politik mengingat hari itu adalah hari raya yang sangat penting artinya bagi seluruh Muslim.

Satu-satunya kelompok yang tetap damai ketika itu mungkin anak-anak di jalanan yang terlihat dibelikan balon warna-warni oleh orangtuanya dan mengenakan pakaian baru setiap hari raya sebagai tradisi mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Negeri Katolik Polandia Muslim Dilarang Berqurban
Tulisan selanjutnya Di Prospekt Mira >60.000 Muslim Moskow Shalat Idul Adha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?