Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Blogger Malaysia Picu Kemarahan Publik Nyanyikan Adzan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Mei 2015 16:12 4:12 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Mei 2015 16:12
Bagikan
Tontonan itu memicu perdebatan di Malaysia tentang agama
Bagikan

Hidayatullah.com–Blogger kontroversial asal Malaysia, Alvin Tan, kembali menuai kemarahan publik setelah dirinya menggunggah video nyanyian Adzan di Facebook.

Dalam video itu, Tan yang bertelanjang dada dan menggunakan kacamata hitam, terlihat bermain piano sembari menyanyikan Adzan “versi R&B” dengan lirik yang kacau.

Di bawah videonya, dia menulis, “tolong jangan bilang kalau liriknya salah. Pertama ini adalah versi cover, jadi modifikasi kreatif diizinkan. Kedua, saya bukan pelaku bom bunuh diri.”

Video itu telah ditonton 400.000 kali dan menuai kemarahan Muslim di Malaysia.

“Alvin Tan, memalukan!” kata seorang pengguna media sosial. “Ini adalah penghinaan paling buruk yang saya pernah lihat,” kata yang lain dikutip BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Menjijikan.” Namun, ada juga yang berkomentar biasa saja. “Usaha yang bagus… Saya Muslim dan saya tidak marah.”

Tontonan itu memicu perdebatan di Malaysia tentang agama. Lebih dari 60% warganya adalah Muslim dari etnis Melayu tetapi terdapat minoritas Buddha, Kristen, dan Hindu. Lebih dari seperlima orang Malaysia, seperti Tan, adalah keturunan China.

Dia melakukan itu dengan alasan untuk membela kebebasan berpendapat. Namun, tindakannya itu tidak populer di komunitas non-Muslim.

“Alvin Tan bertindak terlalu jauh. Tetapi tentu saja, tindakan dan perilakunya tidak mencerminkan komunitas China di Malaysia. Jadi salahkan dia, bukan warga China,” kata seorang pengguna Twitter.

Foto Makan babi

Ini bukan pertama kali dia menuai kontroversi. Dia bersama mantan kekasihnya pernah menggunggah foto mereka ketika makan babi sambil mengucapkan selamat berpuasa di bulan Ramadhan kepada umat Muslim dua tahun lalu.

Foto itu membuatnya ditahan atas tuduhan penghasutan. Dari sinilah Tan mengklaim bahwa tidak ada kebebasan berpendapat di Malaysia, bahwa UU Penghasutan pernah dikritik AS dan Human Rights Watch (HRW), karena salah satunya bisa digunakan untuk menjerat orang-orang yang dianggap mengkritik agama dan menyinggung umat.

Tan mengatakan, dia ‘dianiaya’ oleh pemerintah Malaysia. “Tujuan saya adalah untuk mengekspos ekstremisme dan kekerasan yang biasa terjadi di Malaysia bertahun-tahun, begitu banyak kasus sehingga label Malaysia sebagai ‘model negara Muslim moderat’ seharusnya tidak lagi diberikan,” katanya.

Namun dia mengatakan tidak sedang melawan agama.

“Saya hanya berjuang untuk pemisahan sejati antara agama dan negara di Malaysia,” kata Tan yang sekarang tinggal di Amerika Serikat itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Pendidikan dengan Training Jurnalistik
Tulisan selanjutnya Istilah ‘Islam Rahmatan lil Alamin’ Untungkan Non Muslim, Musibah bagi Muslimin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?