Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Mahasiswa Yang Akidahnya Masih Lemah dan Shalat Belum Konsisten Jangan Belajar Filsafat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Mei 2015 05:49 5:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2015 05:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Kamis malam,  tanggal 21 Mei 2015, dilangsungkan perkuliahan Sekolah Pemikiran Islam (SPI) oleh #IndonesiaTanpaJIL di Jakarta.

Pemateri pada malam itu adalah Adnin Armas, MA dengan materi seputar filsafat.

“Sekarang ini, kalau tidak melakukan hal yang aneh atau bebas berpikir maka dianggap tidak filsuf.  Filsafat seperti ini banyak diajarkan oleh dosen-dosen yang sama anehnya di beberapa perguruan tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Filsafat model ini, ujar Adnin didasari oleh pengertian filsafat dari Barat yang justru merusak makna filsafat itu sendiri.

“Filsafat itu sendiri arti bahasanya adalah mencintai kebenaran,” ungkapnya. Anehnya, saat ini orang yang menganggap dirinya tahu malah dianggap bermasalah.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Sebaliknya, yang mempunyai pendapat bahwa semua mungkin ada benarnya atau kita tidak boleh merasa benar sendiri, justru merekalah yang kini dianggap benar.”

Adnin memberi contoh bahwa di perguruan tinggi sekarang ada dosen filsafat yang mengatakan, “Apakah kalian pernah merasakan ciuman? Kalau belum pernah, coba saja sekarang di kelas!”

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa semua ini terjadi karena tidak ada nilai agama dalam pengajaran filsafat, khususnya yang diambil dari Barat.

“Mahasiswa-mahasiswa filsafat yang akidahnya masih lemah, yang shalat saja belum konsisten atau bahkan tidak shalat dan tidak mengerti maknanya, atau yang tidak membaca Qur’an dengan baik, sebaiknya jangan masuk ke dalam jurusan filsafat, karena pasti akan tidak terbentengi dan menjadi bingung sendiri dengan logika yang dibawa olehnya,” ujar Adnin menyarankan.

Menurutnya, bagi yang mau belajar filasat, maka harus mempersiapkan diri mempelajari bahasa Arab, belajar ushul fikih dan mengerti hukum-hukum Islam agar kita siap terjun ke dalamnya.

Lebih jauh ia juga menjelaskan bahwa ulama-ulama terdahulu memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang bersifat logika dan filsafat dengan mempelajari filsafat itu sendiri.

Umumnya mereka (para ulama, red) adalah para penghapal Qur’an, pengingat ribuan hadits, namun mereka juga bisa mengemukakan dengan baik penjelasan mengenai filsafat.  “Kita harus pahami dan mengerti benar hakikat dari apa yang kita bicarakan. Kalau tidak, yang terjadi adalah debat kusir,” demikian pungkas Adnin.*/Kaisar Akbar (Jakarta)

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akidahfilsafathaditshafal al-Quranliberalismepemikiranulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan 1436: Ada Apa di Garis Depan?
Tulisan selanjutnya Harga Sembako Naik, DPR: Pemerintah Harus Antisipatif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?