Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ratusan Orang di Pakistan Meninggal akibat Gelombang Panas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juni 2015 16:40 4:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juni 2015 16:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gelombang hawa panas yang melanda kota terbesar di Pakistan, Karachi, dan sejumlah distrik di Provinsi Sindh membuat sedikitnya 130 orang kehilangan nyawa.

Pejabat kesehatan Provinsi Sindh, Saeed Mangnejo, kepada AFP mengatakan bahwa pemerintah provinsi telah memberlakukan keadaan darurat di rumah-rumah sakit, membatalkan izin cuti dokter dan staf medis lain, serta menambah jumlah pasokan obat-obatan.

Kota Karachi mengalami temperatur udara setinggi 45 derajat Celcius pada hari Sabtu (20/6/2015), atau 2 derajat lebih rendah dari rekor terpanas 47 derajat Celcius pada Juni 1979.

Kepala bagian UGD di RS Jinnah, Dr Seemin Jamali, mengatakan lebih dari 100 orang telah meninggal karena di rumah sakit itu gelombang udara panas.

Kebanyakan korban adalah orang berusia lanjut, kata Jamali kepada situs berita Dawn seperti dilansir Aljazeera. Korban nyawa berjatuhan sejak hari Sabtu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Departemen Meteorologi Pakistan mengatakan suhu udara akan turun dalam beberapa hari ke depan. Namun, para dokter menyarankan agar masyarakat menghindari paparan sinar matahari langsung dan menganjurkan mereka mengenakan pakaian katun.

Kondisi hawa panas tersebut diperburuk dengan putusnya aliran listrik, sehingga penduduk kota Karachi yang mencapai 20 juta jiwa tidak dapat menyalakan pendingin udara dan kipas.

Selain itu, pemadaman listrik juga mengakibatkan kurangnya jutaan liter pasokan air yang sehari-hari dibutuhkan warga.

Perdana Menteri Nawaz Sharif memperingatkan perusahaan-perusahaan listrik agar menjaga pasokan listrik ke warga dan enegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi pemadaman listrik selama bulan puasa Ramadhan ini.

Universitas Karachi mengumumkan akan menunda ujian, setidaknya satu bulan, hingga gelombang udara panas lewat.

Edhi Welfare Organisation, lembaga amal terbesar di Pakistan, mengatakan pihaknya telah menambah kapasaitas kamar mayat untuk menampung korban hawa panas hingga 150 jasad.

“Kami telah menguburkan sekitar 30 mayat tak dikenal agar tersedia tempat di kamar mayat ini,” kata seorang pengurus Edhi, Anwar Kazmi, kepada AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KMIPR Ajak Tokoh Nasional Tanda Tangani Petisi Untuk Muslim Rohingya
Tulisan selanjutnya Sekitar 10.000 Anjing akan Dijagal dalam Festival Daging Anjing di Yulin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
Berita

Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI

Berita
31 Juli 2026 13:00
Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik
Jimly Asshiddiqie Dorong MUI dan Ormas Islam Jadikan Pembenahan Akhlak Bangsa sebagai Prioritas
Jet Tempur F-35 Amerika Jatuh Dekat Pangkalan Militer California

Terbaru

  • Presiden Suriah: Tergulingnya Rezim Assad Diperlukan Bagi Timur Tengah
  • Puluhan Warga Palestina Syahid dalam Dua Hari Serangan ‘Israel’, Turki: Netanyahu Sabotase Perdamaian
  • ‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’
  • Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 
  • 152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini
  • Kerusuhan antara Hindu dan Muslim, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Nepal?
  • Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi
  • Kementerian Perdagangan China Bantah Tuduhan Amerika Perihal Kerja Paksa di Xinjiang
  • Di Tengah Tekanan Amerika Serikat, Chad Jadi Negara Kelima yang Keluar dari ICC
  • Korea Selatan Mencatat Rekor Suhu Udara Terpanas 42,5 Derajat Celsius

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?