Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Semangat Beramal Warga Gunung Amal

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Juli 2015 08:30 8:30 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juli 2015 08:28
Bagikan
Masjid Jabal Rahmah Gunung Amal yang berada di atas bukit di Kota Tarakan
Bagikan

MATAHARI terus bergerak ke peraduan, udara masih terasa panas. Seperti biasa, udara di Kota Tarakan begitu terasa panas menyengat.

Dalam suasana yang memang lumrah untuk daerah dekat pantai, saya bersama amil Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Tarakan menyusuri jalan setapak menuju tempat terpencil, yang hanya motor bisa lewat dan listrik pun belum datang bersahabat.

Sampai di lokasi dan dalam posisi mendaki jalan setapak, hati terasa tergetar. Ada keharuan, kebanggaan dan kesyukuran luar biasa.

Ya, keharuan terasa, ketika lamat-lamat, terderngar suara merdu anak-anak Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Jabal Rahmah, binaan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan tartil yang cukup baik.

“Kok bisa ya, di tempat terpencil seperti ini, hanya motor yang bisa masuk, listrik juga belum ada, tetapi semangat anak-anak dan warganya sangat tinggi dalam ibadah, terutama belajar membaca Al-Qur’an,” demikian hati kecilku penuh perasaan.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Tapi inilah nikmat hidayah. Siapapapun yang Allah Subhanahu Wata’ala kehendaki, dia akan menjadi hamba-Nya yang tekun dalam amal atau ibadah.

Demikianlah suasana pertama yang sangat berkesan yang saya saksikan ketika berkunjung di Masjid Jabal Rahmah Gunung Amal yang berada di atas bukit.

Pandai Mengaji

Seusai buka bersama dan sholat Maghrib berjamaah, Kepala BMH Tarakan, Amin Umar, menyampaikan asal mula pendirian masjid di tempat terpencil ini pada tahun 2009 atas inisiatif Baitul Maal Hidayatullah dan dukungan masyarakat.

“Sebelumnya, anak-anak dan warga Gunung Amal harus mendaki dan turun gunung kala ingin shalat berjamaah, tarawih di bulan Ramadhan dan mengikuti kegiatan-kegiatan pengajian. Tetapi, sejak 2009 dan masjid ini berdiri, warga dan anak-anak Gunung Amal bisa beribadah di masjid ini,” papar Amin Umar.

Sejak masjid berdiri, antusias warga dan anak-anak meningkat tajam, sehingga anak-anak di sini, meski mereka tidak menikmati fasilitas listrik, sekolah jauh, dan ke masjid juga butuh perjuangan, mereka tak pernah berhenti belajar mengaji.

“Dan, seperti sekarang, Alhamdulillah anak-anak Gunung Amal yang sudah memasuki usia remaja sudah cukup bagus bacaan Al-Qur’annya,” imbuh Amin.

Senada dengan Amin Umar, Norma, seorang warga Gunung Amal yang juga aktif membantu BMH dalam mendidik anak-anak mengaji di TPQ menyatakan bahwa adanya Masjid Jabal Rahmah ini telah membuat putra-putri mereka pandai mengaji.

“Alhamdulillah ya, sejak masjid ini berdiri, semangat anak-anak belajar meningkat. Dan, sekarang mereka sudah bisa mengaji,” ungkapnya.

Padahal, untuk sampai ke masjid, Norma mesti melangkahkan kaki tidak kurang 1 KM. Saat usai isya’ ia harus kembali berjalan sepanjang 1 KM dalam kegelapan.

Namun demikian, Norma mengaku senang. Bahkan hingga sekarang, anak kandungnya tidak pernah absen dalam aktivitas ibadah dan belajar di masjid.

Semarak Ramadhan

Di bulan Ramadhan, warga dan anak-anak Gunung Amal sudah berada di masjid 30 menit sebelum adzan Maghrib. Mereka berkumpul dalam bentuk halaqah kemudian mendengar bacaan Al-Qur’an anak-anak. Lanjut shalat Maghrib, Isya dan tarawih.

Untuk pencahayaan dan speaker, masjid sudah memiliki genset sendiri, sehingga meski listrik belum masuk, aktivitas ibadah dan belajar di masjid tetap bisa berjalan dengan sangat baik.

Selama Ramadhan, Masjid Gunung Amal diimami oleh dai-dai Hidayatullah didukung BMH.

“Setiap malam, sepanjang Ramadhan sudah ada dai yang kami jadwalkan untuk mengisi kajian, memimpin shalat tarawih di sini,” papar Amin.

Bahkan, karena begitu tidak maunya warga Gunung Amal melewati Ramadhan tanpa tarawih dan pencerahan dari para dai, setiap pagi dan sore, Ibu Norma selalu menghubungi BMH untuk memastikan masjidnya tetap berjalan aktivitas amal ibadah Ramadhan.

Saya yang menyaksikan keadaan itu, kemudian ikut menikmati hidangan ta’jil bersama warga Gunung Amal sangat terharu. Ternyata, kuasa Allah luar biasa.

Di atas gunung, di tempat yang banyak orang tak mengetahui, terlihat nyata semangat beribadah dan beramal. Tidak salah rasanya jika lokasi ini diberi nama Gunung Amal. Semoga warga-warga Gunung Amal Allah berikan kekuatan untuk senantiasa rajin beramal.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul Maal HidayatullahBMHgunung amalJabal RahmahshalatTaman Pendidikan Al-QurantarakanTPQ
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Moroccanoil Ternyata Produk ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Kerjasama MUI, Australia Beri Pelatihan Penyembelihan Sapi Modern dan Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?