Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Shabaab Diduga Membunuh Belasan Pekerja Kenya yang Sedang Tidur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juli 2015 18:48 6:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juli 2015 18:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sedikitnya 14 orang tewas dibunuh dan 11 lainnya luka-luka dalam serangan yang dilancarkan terhadap pekerja tambang di utara Kenya, kata para pejabat setempat.

Serangan itu, yang diduga dilakukan oleh kelompok Al-Shabaab, menyerbu dua lahan pertambangan di Mandera dan menembaki orang-orang di sana, kebanyakan pekerja, pada Selasa dini hari (7/7/2015), lapor Aljazeera.

Al-Shabaab bertanggungjawab atas serangan itu, kata jurubicara kelompok tersebut kepada Aljazeera, seraya mengatakan bahwa mereka menarget “pejuang salib” dalam serangan itu guna “membalas pembunuhan atas Muslim di Somalia dan Kenya oleh pasukan keamanan.”

“Serangan terjadi di sebuah desa dekat sebuah pasar hewan besar di pinggiran kota, 14 orang tewas,” kata seorang anggota polisi senior kepada AFP.

Abbas Gullet, sekjen Palang Merah Kenya, mengatakan kepada Citizen TV bahwa empat orang yang terluka akan dievakuasi ke ibukota, Nairobi, guna mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Yang kami tahu, mereka (korban) merupakan pekerja tambang. Mereka sedang tidur ketika diserang dini hari ini,” kata Gullet.

Bulan lalu, 11 terduga anggota Al-Shabaab tewas dalam baku-tembak di luar sebuah kamp militer di Lamu County sebelah tenggara Kenya, menurut keterangan sumber-sumber militer.

Jubir militer Kenya Kol. David Obonyo mengatakan serangan terjadi di Baure dekat perbatasan Somalia.

Al-Shabaab, kelompok bersenjata asal Somalia, tahun belakangan beberapa kali melancarkan serangan ke wilayah Kenya sebagai aksi balasan atas keikutsertaan militer negara tetangga itu memerangi mereka di Somalia.

Serangan paling mengejutkan tahun ini terjadi pada bulan April atas sebuah universitas di timur Kenya yang menewaskan 148 orang.

Pada 2 April empat anggota Al-Shabaab menyerbu Garissa University College pada waktu subuh. Serangan itu berlangsung selama empat jam sebelum diakhiri dengan serangan pasukan khusus Kenya yang menewaskan keempat pelaku.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pos Menteri Pertahanan Afghanistan Masih Kosong
Tulisan selanjutnya Partai Salafy Mesir Gelar Kampanye Kontraterorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?