Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Peduli HAM Kecam Hukuman Mati atas Saif Al-Islam Qadhafi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juli 2015 11:29 11:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juli 2015 11:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa utuk urusan hak asasi manusia mengatakan ‘sangat terganggu’ dengan hukuman mati yang diberikan oleh sebuah pengadilan di Tripoli kepada Saif Al-Islam, putra mendiang pemimpin Libya Muammar Qadhafi, lapor Euronews.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hari Selasa (28/7/2015) Saif divonis hukuman mati oleh sebuah pengadilan di Tripoli. Dia tidak hadir di ruang persidangan guna mendengarkan putusannya. Saif memberikan kesaksian lewat sambungan video, karena masih berada dalam tawanan kelompok bersenjata di Zintan sejak 2011.

Pakar-pakar hukum dan aktivis peduli HAM mengatakan proses hukum yang dijalani Saif sejak awal dicemari oleh masalah politik.

Human Rights Watch yang berbasis di New York mengatakan tim pengacara Saif tidak mendapatkan akses yang penuh dan cukup untuk mempelajari berkas perkara. Mereka juga beberapa kali tidak bisa bertemu dengan kliennya secara pribadi. Bahkan dua pengacara menyatakan mundur karena menerima sejumlah ancaman.

Menyusul kabar tentang vonis mati atas Saif dan sejumlah bekas pejabat era Qadhafi itu, kantor urusan HAM PBB memberikan komentar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami memantau dengan seksama penahanan dan proses persidangannya dan menemukan bahwa standar-standar internasional untuk sebuah peradilan yang layak tidak terpenuhi,” kata kantor HAM PBB dalam pernyataannya.

Kantor HAM PBB menyebut bahwa pengadilan tidak berhasil menunjukkan dengan sejelas-jelasnya tindakan kriminal apa yang sesungguhnya dilakukan terdakwa yang memang harus dipertanggungjawabkannya. Terdakwa juga tidak mendapat akses yang cukup untuk berhubungan dengan pengacara. Terdapat pengaduan bahwa terdakwa diperlakukan tidak baik, serta persidangan-persidangannya dilakukan secara in absentia.

Amnesti Internasional ikut bersuara lewat akunya di Twitter, dengan mengatakan proses pengadilan yang cacat atas pejabat-pejabat era Qadhafi menghasilkan hukuman mati yang mengerikan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Libya Vonis Mati Saif Qadhafi
Tulisan selanjutnya Pipa Gas Iran-Turki Meledak, Diduga Dibom Separatis Kurdi PKK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru

Berita
21 September 2026 20:41
Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?