Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan Libya Vonis Mati Saif Qadhafi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juli 2015 23:07 11:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juli 2015 20:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pengadilan di Libya hari Selasa (28/7/2015) secara in absentia menjatuhkan hukuman mati kepada Saif Al-Islam dengan tuduhan kejahatan perang dan berusaha membubarkan aksi unjuk rasa damai semasa revolusi 2011 yang berujung runtuhnya rezim dan terbunuhnya pemimpin Libya Muammar Qadhafi.

Vonis atas Saif, putra tertua Qadhafi, diberikan secara in absentia di Tripoli, karena dia sejak empat tahun lalu masih dalam tahanan kelompok pemberontak di Zintan, wilayah Libya yang tidak berada di bawah kontrol pemerintah, lapor Reuters.

Pengadilan atas Saif dimulai pada April 2014, sebelum pertempuran antara faksi-faksi di Tripoli mencabik-cabik Libya dan menghasilkan dua pemerintahan yang saling memperebutkan kekuasaan pusat.

Pengadilan yang sama memberikan vonis hukuman mati dengan eksekusi oleh regu tembak kepada 8 bekas pejabat rezim Qadhafi, termasuk mantan kepala intelijen Libya Abdullah Al-Senussi dan bekas perdana menteri Baghdadi Al-Mahmoudi. Demikian dikatatakan kepala penyidik dari kantor kejaksaan di Tripoli, Sadiq Al-Sur.

Keputusan pengadilan itu masih bisa diajukan banding dan harus mendapatkan penegasan keputusan dari Mahkamah Agung Libya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan kriminal Perserikatan Bangsa-Bangsa di Den Haag dan kelompok-kelompok peduli HAM mengatakan mereka khawatir akan keadilan dan kompentensi sistem hukum Libya, meskipun pengadilan di negara yang kini porak-poranda itu memenangkan hak untuk mengadili Al-Senussi pada 2013 mengalahkan Den Haag.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mereka yang Rendah Hati (2)
Tulisan selanjutnya Kelompok Peduli HAM Kecam Hukuman Mati atas Saif Al-Islam Qadhafi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?