Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Meminang Surga

Dulu Dihindari Sekarang Digemari

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 November 2013 08:05 8:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 November 2013 08:05
Bagikan
Bagikan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

Jika ingin melihat generasi terbaik agama ini, simaklah perkataan Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda:

“خير الناس قرني ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم”

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian generasi setelahnya (tabi’in) dan setelahnya (tabi’ut-tabi’in).” (HR. Bukhari & Muslim).

Membaca kembali tafsir Al-Qur’an surat Ad-Dukhaan ayat 49 seraya mengkhawatiri diri sendiri. Semoga tak terjatuh pada kebiasaan serupa. Kaum musyrikin Jahiliyah memiliki kebiasaan memberi gelar yang hebat kepada diri sendiri. Gelar yang menakjubkan dirinya dan orang lain. Gelar disematkan kepada diri sendiri dengan sesuatu yang wah untuk menunjukkan “kualitas dirinya”. Atau ia ingin menjadi orang seperti itu, padahal belum ada kepatutan pada dirinya, lalu menggelari diri sesuai yang diinginkannya.

Baca Juga

teman
Membebaskan Anak dari Label Negatif
Lembut Itu Tak Berkata Kasar
Diistimewakan Allah Bersebab Niat Jujur Orangtua
Tanpa Ta`dib dan Pendidikan Adab, Boarding School Ibarat Rumah Kost Belaka
Kreatif Tanpa Musik

Gelar paling tragis dan abadi hingga Yaumil Akhir adalah yang disematkan oleh ‘Amr bin Hisyam alias Abul Hakam kepada dirinya sendiri. Ia gelari dirinya dengan الْعَزِيزُ الْكَرِيمُ (Perkasa Mulia). Allah Ta’ala tidak menghapus gelar ini, tapi mengabadikannya sebagai ejekan. Ia gelari dirinya dengan الْعَزِيزُ الْكَرِيمُ (Perkasa Mulia). Tapi kita mengenalnya sebagai Abu Jahal (Bapak Kedunguan).

Marilah kita renungi sejenak firman Allah subhanahu wa ta’ala:

“ذق إنك أنت العزيز الكريم إن هذا ما كنتم به تمترون”

“Rasakan! Sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia. Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu kamu selalu meragukannya” (QS. Ad-Dukhaan, 44: 49-50).

Ungkapan satire di ayat tersebut senada dengan QS. Al-Insyiqaaq, 84: 24, “فبشرهم بعذاب أليم Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih.”

Jika orang-orang Jahiliyah memiliki kebiasaan menggelari diri dengan sebutan menakjubkan, justru sebaliknya para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in dan salafush-shalih. Mereka akrab dengan gelar Al-Faqir yang sekarang sebagian trainer menyebutnya sebagai energi negatif karena memberi sebutan diri sendiri dengan sesuatu yang dianggap rendah. Tapi Allah Ta’ala muliakan dan tinggikan derajat mereka.

Tak sedikit yang digelari dengan sebutan sederhana. ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu digelari Abu Turab (أبو تراب / Bapaknya Debu). Ada pula yang lebih dikenal dengan julukannya, semisal Abu Hurairah (Bapaknya Kucing). Konon, nama aslinya ‘Abdurrahman bin Shakhr ad Dausi. Ibnu Hisyam mengatakan bahwa nama aslinya adalah ‘Abdullah bin Amin.

Saya tidak berpanjang-panjang tentang ini. Perbincangan tentang gelar ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu maupun Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu hanya sekedar contoh. Saya hanya ingin mengajak merenungi kembali semoga kita tak mengulangi kebiasaan zaman Jahiliyah. Dan ini sangat mungkin terjadi jika kita lupa.

Catatan sederhana ini semoga dapat melengkapi perbincangan kita sebelumnya, antara lain dalam tulisan bertajuk Pembicara Kelas Dunia  

Saya berharap juga dapat segera menulis catatan terkait gelar-menggelari diri ini dalam sebuah catatan sederhana berjudul “Mulia Tapi Disiksa”.

Wallahu a’lam bish-shawab.*

twitter: @kupinang

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjara di Prancis Diperintahkan Hindangkan Makanan Halal
Tulisan selanjutnya ASKES: Qishash Pemabuk Pembunuh Ustadz

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah

Berita
21 Juni 2026 17:26
Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll

Terbaru

  • Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
  • Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
  • Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
  • ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
  • Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan
  • Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
  • Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia

Mungkin Anda Juga Suka

perjuangan
Meminang Surga

Matinya Perjuangan

17 Januari 2022 14:00
Meminang Surga

Lembut Itu Ada Takarannya

30 November 2021 15:00
Za'faran Herbal
Meminang Surga

Tiap Obat Ada Dosisnya ⁣

8 Oktober 2021 07:33
Jepang, Negeri Yang menua
Meminang Surga

Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

13 September 2021 17:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?