Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Stop Pelacuran, Seks Bebas dan Narkoba, Cara Efektif Tanggulangi AIDS!

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 5 Desember 2013 01:31 1:31 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 5 Desember 2013 01:31
Bagikan
Grafis penyebaran HIV-AIDS di Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com- Kampanye penggunaan kondom dinilai tidak efektif menanggulangi HIV-AIDS. Pasalnya, upaya ini dipandang banyak pihak dapat menyuburkan perilaku seks bebas yang merupakan sumber terbesar penularan HIV.

“Karena cara penularan virus HIV melalui kontak langsung dengan cairan yang dimiliki manusia yaitu darah, air mani, air susu ibu, maka cara penanggulangannya yang efektif adalah stop prostitusi, seks bebas, dan narkoba,” tegas Direktur Islamic Medical Service (IMS) Drg Fathul Adhim, M.KM kepada hidayatullah.com di Jakarta, Selasa, 29 Muharram 1435 H (3/12/2013).

Fathul mengungkap, hasil penelitian membuktikan bahwa negara yang sangat longgar terhadap kebebasan seks jauh lebih banyak penduduknya terkena HIV-AIDS daripada negara yang mengontrol kuat pergaulan bebas. Penelitian ini juga terbukti di berbagai provinsi se-Indonesia.

“Untuk itu cara yang efektif adalah pembekalan agama sejak dini khususnya kepada para remaja. Termasuk memberi pengetahuan yang sebenarnya terhadap bahaya virus HIV dan AIDS,” ujarnya memberi solusi.

Sampai saat ini belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut. Fathul pun menyarankan, mereka yang kadung terjangkit HIV-AIDS wajib diisolasi ketat oleh pemerintah, atas biaya negara atau pihak swasta yang berminat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Apabila keluarga penderita bisa menjamin –dengan penilaian petugas yang ditunjuk– orang tersebut tidak menularkan AIDS, menurut Fathul, keluarganya diberi kebebasan untuk merawat.

“Namun tetap dalam kontrol pemerintah,” sarannya.

Pemerintah pun didesak harus jeli dan wajib mempertahankan negara agar tak terpengaruh budaya asing. Termasuk dalam menangani pergaulan bebas yang sangat berbeda dengan adat ketimuran. Apalagi mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim.

Fathul mengatakan, selama ini literatur tentang HIV-AIDS dan cara penanggulangannya hampir semua dari Barat. Dia meminta para aktivis kesehatan khususnya di berbagai perguruan tinggi dan Kementerian Kesehatan RI menambah referensi dari karya-karya cendekiawan di kawasan Timur.

“Sehingga dalam upaya penanggulangannya bisa menjawab secara paripurna, bukan malah sebaliknya,” imbuh dokter jebolan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta dan Universitas Airlangga Surabaya ini.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaHIV/AIDSIslamic Medical ServicekondomisasiPekan Kondom Nasionalseks bebas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pekerja Ilegal Dideportasi, Kriminalitas di Saudi Menurun
Tulisan selanjutnya Anggota Komisi VIII: Soal Jilbab Polwan, Kepemimpinan Polri Diuji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?