Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pekerja Ilegal Dideportasi, Kriminalitas di Saudi Menurun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2013 20:57 8:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2013 20:57
Bagikan
Pekerja asing ilegal di Saudi sedang menunggu proses deportasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 126.000 pekerja asing ilegal sampai saat ini telah meninggalkan Arab Saudi, sejak masa pemutihan dokumen keimigrasian berakhir 3 Nopember lalu dan pelanggarnya dikenai sanksi.

Departemen Paspor Arab Saudi bekerjasama dengan otoritas penerbangan sipil, maskapai penerbangan Saudi Airlines, serta beberapa bandara internasional dan domestik, memastikan pemulangan para pekerja asing ilegal itu ke negaranya masing-masing, kata salah seorang pejabat departemen.

“Lebih dari 140.000 pekerja dari berbagai negara ditangkap di banyak kota dan desa di Kerajaan, sementara 126.000 orang telah dikirim pulang ke negara mereka,” kata sumber itu dikutip Arab News (4/12/2013).

Duta Besar Arab Saudi untuk Ethiopia Abdul Baqi Al-Ajlan baru-baru ini dalam pernyataannya mengatakan, 65.000 pekerja asal Ethiopia telah direpatriasi. Al-Ajlan membantah kabar di media yang mengatakan pemerintah Ethiopia sulit untuk menerima kembali kepulangan warganya yang tidak memiliki dokumen resmi.

Kriminalitas menurun

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu pihak kepolisian mengatakan, bulan lalu angka kriminalitas menurun.

Asisten Direktut Keamanan Masyarakat Mayjen Jamaan Al-Ghamdi menyebut penurunan angka kriminalitas itu terkait dengan penangkapan pekerja asing ilegal.

“Orang Ethiopia paling banyak terlibat kasus pembunuhan dengan jumlah 59 kasus,” kata Al-Ghamdi.

Laporan Kementerian Kehakiman menunjukkan, kasus pembunuhan oleh warga Ethiopia terbanyak terjadi di Hail 22 kasus, sementara di Riyadh hanya 6 kasus.

Jumlah warga Ethiopia yang ditangkap karena melakukan tindak kejahatan 1.969 orang merupakan laki-laki dan 338 lainnya perempuan.

Menyusul diberlakukannya aturan keimigrasian yang ketat setelah masa pemutihan dokumen berakhir, para pekerja asal Ethiopia banyak melakukan kerusuhan di berbagai kota di Saudi, seperti yang terjadi di Manfuhah, Riyadh sehingga menimbulkan korban tewas.

Di Jeddah, 75 orang kepala gerombolan ditangkap aparat karena menyulut keributan sehingga puluhan orang, termasuk warga Saudi, luka-luka dan sejumlah kendaraan rusak.

Di jalan raya yang menghubungkan Makkah dan Jeddah, perusuh asal Ethiopia melukai empat orang dan menghancurkan 14 mobil.

Orang-orang Ethiopia juga melakukan aksi duduk memblokir jalan di sekitar Jembatan Al-Manur di Makkah sehingga menyebabkan kemacetan panjang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa STKIP Batam Gelar Kongres ke-2
Tulisan selanjutnya Stop Pelacuran, Seks Bebas dan Narkoba, Cara Efektif Tanggulangi AIDS!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?